Berita Nasional

Menkopolhukam Sebut Tak Ada Pemulangan 600 WNI Eks ISIS, Begini Alasan Mahfud MD

Menko Polhukam) Mahfud MD, menegaskan tidak benar pemerintah RI akan memulangkan 600 WNI di Timur Tengah yang bergabung dengan ISIS

Menkopolhukam Sebut Tak Ada Pemulangan 600 WNI Eks ISIS, Begini Alasan Mahfud MD
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, menegaskan tidak benar pemerintah RI akan memulangkan 600 Warga Negara Indonesia (WNI) di Timur Tengah yang sempat bergabung dalam kelompok teroris Islamic State Iraq Suriah (ISIS) ke Tanah Air.

“Tidak benar pemerintah RI akan memulangkan 600 WNI di Timur Tengah yang sempat bergabung dalam kelompok teroris Islamic State Iraq Suriah (ISIS) ke Tanah Air. Berita pemulangan ISIS ini merupaka bagian dari pengalihan isu,” kata Mahfud usai makan malam di Rudy Hermanto, Jalan A Yani Km 13, Kabupaten Banjar, Kalsel, Jumat (7/2/20) malam.

Menurut Mahfud, sejak satu bulan lalu, pemerintah RI sudah mengumumkan bahwa eks ISIS anggota WNI itu sedang dibicarakan.

Tak ada wacana memulangkan. Pada 17 Januari 2020, pemerintah RI memutuskan tidak ada rencana pemerintah RI memulangkan ISIS ke tanah air.

VIDEO Presiden Joko Widodo Resmikan TPA Banjarbakula di Banjarbaru, Olah Sampah 5 Kabupaten Kota

Sosialisasikan Virus Corona, KSOP Bahas Kapal-Kapal China Loading Batubara di Tabunio

Posisi Zaskia Gotik di Mata Kriss Hatta Akhirnya Diungkap, Mantan Vicky Prasetyo Disebut Spesial

Sikap Maia Estianty pada Putri Mulan Jameela & Ahmad Dhani, Safeea di Postingan Dul Jaelani Disorot

“Pemerintah sudah membentuk tim untuk menentukan apakah anggota ISIS dipulangkan ke tanah air atau tidak,” katanya.

Dijelaskanya, kecenderangan saat ini saat ini pemerintah RI menyusun formula hukumnya.

Pemerimtah RI tak mau memulangkan anggota ISIS karena sangat berbahaya. Pemerintah tak pernah menyatakan memulangkan angota ISIS tersebut.

“Pemerintah hanya sedang membuat alternatif hukum, kalau dipulangkan sehingg apa akibat hukumnnya sehingga pilhanannya itu tidak dipulangkan. Ini kan nengara hukum” katanya.

(banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved