Breaking News:

Berita Banjarbaru

Efek Alkohol Mematikan, Tapi Alkohol Masih Sering Disalahgunakan, Ini Kata Petugas BNN Banjarbaru

Efek Alkohol Bisa Mematikan, Tapi Alkohol Masih Sering Disalahgunakan, Ini Kata Petugas BNN Banjarbaru

Penulis: Aprianto
Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID/APRIANTO
Suasana di Klinik Pratama BNNK Banjarbaru 

BANJARMASIN POST.CO ID, BANJARBARU-Penyalahgunaan alkohol oleh kaula muda di Kota Banjarbaru masih kerap terjadi. Padahal, efek sampingnya bisa mematikan penggunanya.

Kasi Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Banjarbaru, Aguswin mengatakan alkohol murni memang bukan kategori minuman keras (miras) atau narkotika.

"Penyalahgunaan alkohol biasanya untuk minuman memabukkan. Oleh penggunanya, alkohol murni dicampur atau dioplos, padahal efek sangat berbahaya, bahkan bisa mematikan," katanya, Senin, (17/2).

Sejauh ini, disebutkannya bahwa Klinik rehabilitas di BNNK Banjarbaru tak bisa menangani kasus alkohol murni atau tunggal karena tidak termasuk dalam UU Narkotika.

Komunitas ASN di Tapin Ini Rutin Donorkan Darah, Rasakan Badan Nyaman dan Terbebas dari Penyakit

Tertangkap Nyabu, Dua Kades dan Staf Kelurahan di Kotabaru Dijebloskan Penjara, Urinenya Positif

Nama Syahrini Terseret, Anji Manji Ngamuk pada Penyanyi yang Minta Lagu Murah Padahal Gayanya Glamor

Aksi Dewi Perssik Hamburkan Uang Saat Isu Dipecat dari LIDA 2020, Ini Nasibnya, Iis Dahlia & Soimah

Tetapi jika alkohol dikombinasikan dengan unsur narkotika, maka pihaknya bisa melakukan rehabilitasi kepada korban.

"Jadi sebetulnya, alkohol tunggal ini bisa jadi gerbang awal mereka untuk mencoba narkoba. Mereka awalnya coba-coba dengan melakukan campuran, hingga akhirnya dicampur dengan obat-obatan. Hal ini yang berbahaya," lanjutnya.

Sejauh ini, disebutkannya bahwa pihaknya juga pernah menangani pengguna alkohol campuran yang terbilang parah.

"Kita pernah menangani kasus, remaja mengonsumsi alkohol dicampur dengan lotion anti nyamuk. Menurut pengakuannya, itu bisa membuat efek mabuk lebih menantang," kata Aguswin.

Dokter Daryl di Klinik Pratama BNNK Banjarbaru menambahkan bahwa efek alkohol yang dikonsumsi sangat berbahaya untuk kesehatan. Bahkan bisa sampai meninggal mendadak.

"Alkohol ini termasuk golongan Depresan. Efeknya menenangkan. Kalau dikonsumsi dengan dosis tinggi, maka efeknya mengganggu konsentrasi," ujarnya.

Efeknya bisa ke jantung dan ginjal. Seperti gagal jantung atau ginjal dan bisa menyebabkan meninggal mendadak.

Seperti pemakaian gaduk, kerja jantung dan ginjal pemakainya tidak beraturan, bisa terlalu berat dan cepat. Termasuk alkoholnya jenis Etanol. Ini paling cepat efek mematikannya.

Perlakuan Bak Pembantu Teddy Pardiyana ke Mantan Mertua Sule, Ibunda Lina Singgung Jatah Bulanan

Pilkada Banjar 2020: Maju Independen, Andin Bakal Lakukan Cara Unik ini Serahkan Dukungan ke KPUD

Pengadaan Laptop untuk SMP di Tanahbumbu Terdampak Virus Corona, Kadisdikbud Pastikan ini

Selain berefek langsung ke organ tubuh. Dampak pemakaian gaduk dan etanol ujarnya juga dapat memicu kejadian lain. Seperti kecelakaan lalu lintas di jalan. Karena efeknya pengurangan kesadaran dan konsentrasi.

"Jadi apabila mengemudikan kendaraan dalam pengaruh alkohol, maka rawan mengalami kecelakaan," tambahnya. (banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved