Breaking News:

BPost Cetak

Cegah Virus Corona Masuk ke Kotabaru, ABK Sakit Ditangani di Kapal

Cegah Virus Corona Masuk, Sekda Kotabaru minta ABK Sakit Ditangani di Kapal

Editor: Hari Widodo
BPost Cetak
BPost Edisi Selasa (18/2/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Mencegah masuknya virus corona, Pemkab Kotabaru menggelar rapat gabungan, Senin (17/2/2020). Ini berkaitan erat dengan banyak kapal dari luar negeri masuk ke kabupaten ini.

Terlebih beberapa hari lalu, Kotabaru sempat dibuat heboh oleh dua awak kapal asing yang dikabarkan terkena virus corona hingga diisolasi di RSUD Kotabaru.

Walau kedua dua anak buah kapal yang merupakan warga negara Indonesia itu negatif corono, Pemkab Kotabaru tak mau kecolongan.

Rapat pencegahan yang dilakukan di ruang rapat pemkab itu dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, KSOP, Syahbandar, Polres, Kodim, Dishub dan Dinkes Kotabaru.

Aib Rumah Tangga Lina & Teddy Dibongkar Nenek Rizky Febian & Delina, Mantan Sule Diperlakukan Begini

Lamaran Gading Marten ke Juria Hartmans Disebut Pria Ini, Eks Gisella Didukung Andhika Pratama

VIDEO Enam Bus Trans Mulai Dioperasikan di Kota Banjarmasin, Gratis Sampai Akhir Tahun 2020

Petugas Subdit 3 Polda Temukan 973 Gram Sabu Dalam Mobil di Jalan Mistar Cokrokusumo Banjarbaru

Dalam rapat diketahui selama Januari 2020, ada 54 kapal asing masuk Kotabaru. Rata-rata mengangkut batu bara. Sementara hingga pertengah Februari, sudah ada 34 kapal asing yang masuk. Paling banyak kapal Cina.

Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis, yang juga hadir, meminta pelayanan kesehatan terhadap awak yang sakit dimaksimalkan di kapal dan tidak dibawa ke rumah sakit Kotabaru. Ini terkait kekhawatiran masyarakat dan standar pelayanan rumah sakit di Kotabaru.

Hal ini kemudian disepakati peserta rapat. “ Rapat hari ini kita sepakati agar penanganan di kapal. Pemerintah dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kotabaru turun bersama-sama melakukan penanganan di kapal,” kata Sekretaris Daerah Kotabaru, H Said Akhmad.

Tidak hanya mengkhawatirkan masyarakat, corona juga menghambat pengadaan laptop untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP di Kabupaten Tanahbumbu.

Hambat Pengadaan Laptop UNBK

UNBK rencana berlangsung pada 21-23 April 2020. Untuk itu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tanbu melakukan pengadaan 1.100 komputer jinjing untuk sekitar 50 SMP melalui APBD 2020.

Kadisdikbud Ir Sartono mengatakan saat ini tersedia 750 unit. Sisanya 350 unit dalam proses.

Namun, menurut Sartono, pengadaan 350 laptop itu sempat terkendala penyebaran virus corona di Cina. Itu karena laptop didatangkan dari negara tersebut.

Tertangkap Nyabu, Dua Kades dan Staf Kelurahan di Kotabaru Dijebloskan Penjara, Urinenya Positif

Tersangka Kasus Dana Desa, Kades Tatah Mekar Kotabaru Dititipkan ke LP Teluk Dalam Sebelum Sidang

“Ini karena dampak virus corona. Karena kan barangnya impor semua,” kata Sartono, Senin (17/2).

Agar tidak mengganggu jalannya UNBK, pemenang tender mengadakan laptop merek lain. “Spesifikasinya dipastikan lebih bagus atau di atas 750 unit yang sudah tersedia,” ujar Sartono. (hid/sah)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved