Berita Banjar

VIDEO Musala Ar-Raudhah, Ada Kubah Tempat Guru Sekumpul Dimakamkan

Musala Ar-Raudhah di Sekumpul Kabupaten Banjar, Ada Kubah Tempat Guru Sekumpul Dimakamkan

Tayang:
Penulis: Nia Kurniawan | Editor: Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Musala Ar-Raudhah cukup mudah dicari dan ditempuh oleh masyarakat. Di dalam komplek Ar-Raudhah Sekumpul ini, selain bangunan Musala Ar-Raudhah dan rumah kediaman keluarga Guru Sekumpul, terdapat pula bangunan kubah (Kubah Sekumpul), di mana di dalamnya dimakamkan Guru Sekumpul, ibu, paman dan guru beliau.

Masih dari informasi yang dirangkum dari bappelitbang.banjarkab.go.id bila akan ke Mushalla Ar-Raudhah warga sekitar dengan senang hati menyediakan kamar untuk bermalam para penziarah yang datang dari tempat yang jauh.

Bahkan, pada kegiatan tahunan haul KH. Zaini Ghani (Guru Sekumpul), mereka akan berlomba-lomba memberi akomodasi gratis bagi para tamu.

Sekitar Mushalla Ar-Raudhah, bertempat dekat dengan pusat kota Martapura, memberikan pilihan yang sangat beragam bagi para pengunjung yang ingin mencoba kuliner di sela aktifitas ziarah di kabupaten Banjar. Mulai dari kuliner modern, hingga khas kalsel tersedia disini.

Bupati H Khalilurrahman Tinjau Kesiapan Haul Guru Sekumpul, Ikut Aduk Menu Masak Telur Bumbu Habang

Jatuh Tenggelam ke Sungai Kelayan Banjarmasin, Dua Bocah Ini Ditemukan Meninggal Dunia

Sudah 44 Negara Teriak Terpapar Virus Corona, Terungkap Begini Sebenarnya Virus Corona Menyebar

Jemaah Haul Lewat Sungai Mulai Ramai, Tambat di Dermaga di Martapura Ini Kotak Masuk

Jangan khawatir dengan keamanan diri maupun kendaraan Anda, tempat ziarah Sekumpul khususnya di Mushalla Ar-Raudhah dijaga dengan baik oleh pengurus dan warga sekitar

Terdapat papan keterangan dan penunjuk arah yang baik di Mushalla Ar-Raudhah. Terletak di area perkotaan, akan mudah mendapatkan akses layanan kesehatan jika diperlukan.

Makam KH. Zaini Abdul Ghani atau Guru Ijai di dekat Mushalla Ar-Raudah, Kelurahan Sekumpul, Kecamatan Martapura Kota, tak pernah sepi dari para peziarah. Semenjak dikebumikan Agustus 2005 lalu, makam Guru Sekumpul selalu ramai. Ratusan peziarah silih berganti membaca surah Yasin di depan makam ulama kharismatik tersebut.

Titik sentral

Mushalla Ar Raudhah di Kelurahan Sekumpul -dulu Kelurahan Jawa, Kecamatan Martapura, Kalimantan Selatan.

Jadi titik sentral pengajian agama, pembacaan maulid Nabi Muhammad SAW, dan ibadah lainnya yang dipimpin oleh ulama besar Martapura Al’Alimul Allamah Al’arif Billah KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani -Abah Guru Sekumpul-.

Bahkan setelah berpulang ke Rahmatullah sang ulama kharismatik dimakamkan di samping mushalla ini, tempat ini tetap menjadi pusat perhatian masyarakat yang terus berdatangan untuk ziarah.

Musala Ar Mushalla Ar Raudhah pertama kali dibangun oleh Guru Sekumpul di tanah yang diwakafkan beliau, bahkan dibangun dari uang beliau sendiri.

Ruangan kubah berukuran kurang lebih 25 meter persegi ini memiliki 2 pintu masuk utama untuk peziarah laki-laki dan wanita yang dipisahkan.

Informasi dihimpun dari simas.kemenag.go.id. Luas Tanah:2.800 m2, Status Tanah:SHM, Luas Bangunan:1.200 m2, Tahun Berdiri:1989, Daya Tampung Jamaah:2.500, Fasilitas:Parkir, Tempat Penitipan Sepatu/Sandal, Penyejuk Udara/AC, Kamar Mandi/WC, Tempat Wudhu, Sarana Ibadah.

Mushalla Ar Raudhah mempunyai gaya arsitektur gedung yang cantik dan memikat siapapun pengunjungnya, berukuran besar, dihiasi dengan bermacam ornamen kaligrafi yang indah dari ayat-ayat Al Qur’an yang berukuran besar di ruang utama dan dikelilingi serambi tempat belajar ilmu agama.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved