Berita Banjarmasin
Kunjungi BPost, Kepala BI Kalsel Memperkenalkan QRIS
BI memperkenalkan QRIS untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile
Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejak Januari 2020, Bank Indonesia (BI) mengenalkan Quick Response Indonesia Standart (QRIS) untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking.
Menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalsel, Amanlison Sembiring usai bersilaturrahmi dengan pimpinan Banjarmasin Post, Senin (9/3/2020), QRIS adalah instrumen-intrumem pembayaran yang perlu dikembangkan dalam transaksi di masyarakat.
"Dengan CRIS, kita tidak perlu lagi memakai berbagai macam aplikasi. Cukup satu CRIS bisa digunakan bermacam-macam aplikasi dari penyelenggara jasa sistem pembayaran baik bank maupun non bank," paparnya.
Selain bank, aplikasi yang bisa digunakan masyarakat seperti Oppo, Go-Pay, Shopee, Link Aja buat bertransaksi . Para pengguna hanya perlu memindai atau menempelkan kode QRIS melalui smartphone yang dimiliki saat akan melakukan transaksi.
• Dandim Kapuas & Motoris Speedboat Meninggal dalam Kecelakaan Air di Sungai Sebangau Kalteng
• Cegah Virus Corona, ABK dari Negara Terjangkit Covid-19 Diminta Tetap di Atas Kapal Selama 14 Hari
• Foto Olla Ramlan Setelah Operasi Banjir Komentar, Shireen & Zaskia Sungkar Komentari Begini
• Foto Chef Renatta Moeloek Dibilang Mirip Pemeran Film Mulan, Kembaran Juri Masterchef Indonesia?
"Sistem QRIS tersebut tidak hanya memudahkan pengguna atau masyarakat tetapi juga para pelaku ekonomi kecil. Mulai dari pedagang bakso, pedagang mi hingga pedagang pasar yang sering menjual sayur maupun membayar zakat dan lain-lain. Sebab, pelaku ekonomi tersebut hanya perlu menempelkan kode QR yang sesuai standar QRIS untuk melakukan transaksi," kata Amanlison.
QRIS, lanjut tidak hanya memudahkan, tetapi juga menguntungkan baik perbankan, penyelenggara jasa sistem pembayaran, ke toko, penjual mi goreng, bakso semua untung, karena terjadi efisiensi.
Di nasional sendiri, jelas dia, sudah ada 28 bank yang produk kegiatan CRIS, termasuk beberapa bank di Kalsel.
"Masyarakat bisa memilih bank yang mana merasa nyaman melakukan transaksi melalui CRIS," tegasnya. (banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kepala-bi-kalsel-perkenalkan-qrist.jpg)