Breaking News:

Sains

Wonder Chiken Ditemukan di Belgia, Fosil Nenek Moyang Ayam Paling Awat dari Jamannya

Wonder Chiken Ditemukan di Belgia, Fosil Nenek Moyang Ayam Paling Awat dari Jamannya

Editor: Hari Widodo
Phillip Krzeminski
Gambar rekonstruksi burung Asteriornis maastrictensis masa Cretaceous. Merupakan rekonstruksi dari fosil nenek moyang ayam yang disebut Wonder Chicken yang ditemukan di Belgia. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Fosil dinosaurus, selama ini sebagian besar menguak sejarah para reptil. Kali ini, berbeda dengan fosil ayam di Belgia yang dijuluki Wonder Chicken.

Melansir VOA Indonesia, Sabtu (21/3/2020), nama tersebut diberikan para ilmuwan dari Amerika Serikat dan Inggris pada fosil nenek moyang ayam ini.

Fosil berumur 66 juta tahun itu disebut sebagai nenek moyang burung modern paling awal yang selama ini diketahui.

Penemuan fosil ayam bernama Asteriornis maastrichtensis di Belgia ini telah dipublikasikan dalam jurnal Nature.

Virus Corona Mewabah, Korut Malah Tembakkan Rudal, Korsel Bereaksi pada Negara Kim Jong Un Itu

Terdampak Corona, Garuda Indonesia Terancam Gagal Bayar Utang dan Lakukan Ini

Mantan Penyanyi Cilik Tegar Septian Menikah di Usia 18 Tahun, Ini Sosok sang Istri Sarah Sheila

Lagi, Agnez Mo dan Raphael Maitimo Nonton Berdua, Spekulasi Eks Pemain Persib Bandung Pacaran Muncul

Awalnya, para peneliti meyakini hanya tulang kaki biasa yang muncul dari batu yang pecah.

Sampai ketika para ilmuwan melakukan pemindaian pada fosil itu, menunjukkan adanya tengkorak dalam kondisi awet muncul di layar komputer.

Daniel Field, ahli paleontologi Universitas Cambridge mengatakan tengkorak ini adalah salah satu fosil tengkorak burung yang paling awet dari setiap zaman.

"Jadi fakta fosil ini berasal dari masa penting dalam sejarah Bumi adalah luar biasa," ungkap Field.

Para tim peneliti meyakini burung itu memiliki ukuran sama dengan bebek kecil. Akan tetapi dengan kaki panjang dan sangat mirip dengan jenis unggas modern, seperti ayam, kalkun, burung puyuh dan burung.

Di masa itu, para ilmuwan meyakini habitat burung tersebut ada di sepanjang pantai, bahkan hewan purba ini kemungkinan bisa terbang.

Ahli biologi mengatakan burung yang ada saat ini, merupakan hasil evolusi dari dinosaurus berbulu kecil sekitar 150 juta tahun yang lalu.

Pengakuan Cita Citata Ditawari Mobil Harga Rp 5 Miliar untuk Lakukan Ini, Respon Kekasih Roy Geurts?

Dampak Virus Corona (Covid-19), KPU Umumkan Penundaan Pilkada 2020 Hari Ini

Bebaskan Rumah dari Virus Corona, Ini 5 Tips Atasi Covid-19

Namun spesies itu mulai berevolusi menjadi burung yang saat ini dikenal, ketika asteorid besar jatuh dan berdampak pada Bumi dengan mengakibatkan kepunahan massal.

Para ilmuwan berharap penemuan terbaru, fosil nenek moyang ayam, Wonder Chicken ini dapat membantu menjelaskan bagaimana burung purba berhasil selamat dari kepunahan massal yang juga dialami sejumlah reptil purba dinosaurus.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fosil Nenek Moyang Ayam Ditemukan di Belgia, Dijuluki Wonder Chicken"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved