Berita Nasional

Hukum Menolak Bersalaman Saat Virus Corona Mewabah Dibeberkan Ustadz Abdul Somad, UAS Ungkap Ini

agar tak tertular Virus Corona adalah tidak berjabat tangan atau bersalaman. Lantas bagaimana hukumnya? Ini penjelasan Ustadz Abdul Somad.

BANJARMASINPOST.CO.ID - Salah satu cara agar tak tertular Virus Corona adalah tidak berjabat tangan atau bersalaman. Lantas bagaimana hukumnya? Ini penjelasan Ustadz Abdul Somad.

Baru-baru ini, UAS, sapaan akrab Ustadz Abdul Somad menjawab keresahan publik mengenai apa hukum seseorang yang tak ingin berjabat tangan karena mengantisipasi penularan Covid-19.

UAS menjelaskan hal ini dalam sesi tanya jawan singkat yang diunggah di akun youtube miliknya dan dilihat pada Minggu (22/3/2020).

Video itu berjudul: Bagaimana Jika Mereka yang Sudah Tertular Wabah Ingin Berjabat Tangan?

Gejala Baru Terjangkit Virus Corona Diungkap Sebuah Studi, Mendadak Tidak Bisa Mencium Bau!

Ular Besar di Rumah Nikita Mirzani Bikin Heboh Acara Ultah, Ulah Billy Syahputra & Fitri Salhuteru?

Foto Jadul BCL di Instagram Raffi Ahmad Jadi Sorotan, Istri Ashraf Sinclair Malah Dapat Ucapan Ini

UAS menjelaskan, peristiwa serupa sempat terjadi di zaman Rasulullah SAW. Ada orang yang sudah terkena penyakit kusta, menular.

“Kata Nabi (Muhammad): kami sudah membaiat engkau.

Mestinya berbaiat itu salaman, tapi kata Nabi karena dia terkena penyakit menular: sudah (berbaiat), engkau boleh pulang, tidak perlu bersalaman,” tutur UAS.

Menurut UAS, apa yang sedang diterapkan pemerintah dalam imbauan social distancing atau menjaga jarak selama masa pandemi covid-19 sudah tepat.

Kebijakan itu tak menyalahi syariat Islam.

“Jadi apa yang kita lakukan hari ini, tidak berinteraksi sosial dengan orang yang dikhawatirkan menularkan virus, tidak bersalaman bukan meninggalkan sunah. Justru sedang melaksanakan sunah,” tutur UAS.

Halaman
1234
Editor: Murhan
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved