Berita

Rawat Orangutan, Pengasuh Wajib Pakai Masker dan Sarung Tangan, Antisipasi Covid-19

Rawat Orangutan, Pengasuh Wajib Pakai Masker dan Sarung Tangan, Antisipasi Covid-19

Rawat Orangutan, Pengasuh Wajib Pakai Masker dan Sarung Tangan, Antisipasi Covid-19
istimewa/yayasan bos
Penanganan orangutan, di Yayasan BOS Nyaru Menteng Palangkaraya, ekstra ketat, tim medis benar-benar menjaga orangutan agar tidak tertular Covid-19, salah satunya menggunakan masker dan sarung tangan. ( Dok, Yayasan Bos) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Perlakuan khusus dalam merawat orangutan di pusat rehabilitasi orangutan Nyaru Menteng Palangkaraya, Kalimantan Tengah selama musim Covid-19 ini agak berbeda dari hari sebelumnya.

Betapa tidak, orangutan juga rawan tertular Covid-19 sehingga perlakuan pengasuh dalam memberikan pelatihan liar terhadap orangutan yang ada di pusat rehabilitasi pun semakin ketat, karena karyawan atau pengasuh orangutan wajib menggunakan masker dan sarung tangan saat mengasuh orangutan.

Hal itu diungkapkan, Humas Yayasan BOS di Pusat Rehabilitasi Orangutan, Hermansyah, Selasa (24/3/2020) kepada BPost menanggapi, saat ini Palangkaraya masuk zona merah sebagai kawasan rawan penyebaran Covid-19 setelah sudah ada warga Kota Cantik tertular virus mematikan tersebut.

Namun begitu sebut, Herman, hingga hari ini ,belum ada indikasi karyawan maupun orangutan yg mengalami gejala tertular Covid-19 tersebut.

Korban Covid-19 di Amerika Serikat Berjatuhan, Sehari 29 Orang Meninggal, Total Jadi 582 Jiwa

8,3 Juta Siswa Terimbas Covid-19! Jokowi Tiadakan Ujian Nasional 2020 Efek Pandemi Virus Corona

Akhirnya Foto Bareng Laudya Cynthia Bella & Engku Emran Muncul Saat Malaysia Lockdown Virus Corona

Video TikTok Nia Ramadhani Seolah Tanpa Celana Bikin Heboh, Lihat Penampilan Istri Ardi Bakrie Itu

"Sejauh ini kami terus melakukan upaya pencegahan, staf yang tugasnya tidak berinteraksi secara langsung dengan orangutan dalam pekerjaannya sudah mulai bekerja di rumah saja," ujarnya.

 Sedangkan untuk karyawan lapangan seperti para pengasuh orangutan tetap masih bekerja, namun tetap menggunakan prosedur khusus ketika bekerja

"Pengasuh wajib menggunakan masker dan sarung tangan, (apd) cek temperatur dan tidak boleh bekerja jika dalam kondisi sakit," ujarnya.

Nyanyian Ria Ricis Pasca Dilabrak Warga & Didiet Maulana Gegara Syuting Saat Wabah Virus Corona

Cegah Corona, Pelajar di Batola Dirumahkan Mulai Besok, Dinas Pendidikan Keluarkan Surat Edaran

BREAKING NEWS: PTN di Kalsel Dapatkan Kabar Seorang Mahasiswanya Positif Terinfeksi Covid-19

Bukan hanya itu, dalam menjaga agar kondisi orangutan dan karyawan kondisi dsya tahan tubuhnya fit, diberikan multivitamin untuk tetap menjaga kekebalan tubuhnya. Pihaknya juga menyaiapkan ruang karantina khusus jika ada orangutan yang terindikasi tertular Covid-19.

"Karyawan kami juga kami himbau tidak boleh keluar daerah atau membuat perjalanan jauh apalagi ke kawasan outbreak Corona selama masa kewaspadaan tinggi seperti sekarang.Saat ini, jumlah orangutan yang direhabilitasi mencapai 314 ekor, semuanya sehat, " ujarnya lagi. (banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved