Berita Banjarmasin

Dispora Kalsel Sebut Pemrintah Pusat dan Papua Belum Bahas PON

Hingga saat ini Dispora Kalsel masih belum dapat kepastian apakah PON XX Papua akan tetap dilaksanakan atau diundur, di tengah pandemi Covid-19.

Ft IG Perbakin
ILUSTRASI - Atlet menembak Kalsel ditargetkan meraih 4 emas di PON Papua 2020. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua tinggal enam bulan lagi.

Tapi perkembangan situasi penyebaran virus corona atau Covid-19, membuat banyak pihak meminta agar ajang pesta olahraga terakbar di Tanah Air itu ditunda.

Lalu, bagaimana dengan kontingen Kalimantan Selatan?

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel, M Fitrihernadi, Rabu (1/4/2020), mengatakan, menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah dan pengurus besar (PB) PON.

"Namun untuk saat ini, belum ada keputusan resmi masih on schedule sama seperti sebelumnya," kata Fitri.

Virus Corona Merebak, Komisi X DPR RI Minta PON 2020 di Papua Ditunda

Upaya Hindari Virus Corona, KONI Kalsel Minta Atlet PON Wajib Bikin Video Latihan di Rumah

Atlet Menembak Kalimantan Selatan Batal Uji Coba ke Jerman

Hindarkan Virus Corona, Atlet PON Sepatu Roda Kalsel Hanya Latihan Fisik di rumah

Hindari Corona, Latihan Pesilat PON Disatukan di SKB Mulawarman Banjarmasin

Fitri menambahkan, pemerintah pusat dan Papua belum membahas PON apakah ditunda hingga akhir 2020 atau ke 2021.

Jika melihat hasil rapat tingkat menteri yang membahas karantina wilayah, memang segala persiapan hingga pelaksanaan PON akan terdampak serius.

"Kenapa? Karena jadwal latihan atlet, tryout, training camp dan lain-lain akan bergeser, sehingga apabila tetap keukeuh melaksanakan sesuai jadwal ada kemungkinan hasil tiap cabor tidak akan optimal," ujar dia.

Andai PON Papua diundur, tentu akan banyak waktu persiapan untuk atlet.

Akan tetapi, lanjut dia, jelas menambah anggaran dan mengganggu arus anggaran.

Mengenai apakah anggaran PON akan dipangkas untuk penanganan Covid-19, Fitri mengaku, belum ada.

"Tapi pasti ada pergeseran di dalam, terutama untuk beberapa komponen yang dianggap bukan prioritas.
Saat ini keselamatan dan kesehatan masyarakat diutamakan hingga berakhirnya wabah," jelas dia.

(Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved