Wabah Corona di kalsel

Komponen Uji Swab Tak Juga Datang, BBTKLPP Banjarbaru Jemput Bola

Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru belum bisa menguji sampel swab Covid-19 atau Corona Virus

BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Pelaksana Tugas Kepala BBTKLPP Banjarbaru, Hamidi, menjelaskan akan jemput bola untuk mendapatkan komponen primer untuk bisa tes swab virus corona (Covid-19). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Hingga kini Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru belum bisa menguji sampel swab Covid-19 atau Corona Virus. Penyebabnya, karena masih belum adanya komponen primer dan kontrol positif.

Plt Kepala Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru, Hamidi saat ditemui Rabu (1/4/2020) mengatakan, karena ditunggu juga belum ada maka pihaknya akan inisiatif berangkat jemput bola.

"Ini masih dalam proses diupayakan ke Jakarta, terkait komponen primer dan kontrol positifnya," kata Hamidi.

Sembari menunggu, tim BBTKLPP Banjarbaru menyiapkan prosedur penerimaan untuk melakukan optimalisasi alat dalam proses pemeriksaan nantinya.

UPDATE Covid-19 di Kalsel, 30 Anggota DPRD HST Tidak Lagi ODP,

VIDEO Dampak Corona, Penumpang di Bandara Syamsudin Noor Menurun Drastis  

VIDEO BBTKLPP Banjarbaru Belum Bisa Memproses Specimen Swab Covid-19

Penetapan yang dilakukan oleh Kemenkes RI telah melalui proses evaluasi dan penilaian untuk memenuhi standar sebagai jejaring laboratorium di 34 provinsi.

"Kami dinilai cukup dengan dua catatan, dari sisi biosafety level (BSL) dan memiliki alat pemeriksa. Kalau peralatan, di lab kita sudah mempunyai alatnya dua," urainya.

Terkait ditunjuknya sebagai lab pemeriksa, BBTKLPP Banjarbaru juga mengambil langkah-langkah agar dalam proses pemeriksaan nanti lebih optimal.

Mulai dari menyiapkan dan meningkatkan peralatan sebagai upaya meminimalisir bahaya pada tim medis yang melakukan pemeriksaan nantinya.

"Peralatan sudah ada. Termasuk di dalam upaya kita memodifikasi ruangan, penataan peralatan dan penggunaan APD (alat pelindung diri)," sebut dia

Kemudian meningkatkan kualitas sumber daya manusia, hingga membangun jejaring sebagai rujukan.

"Pertama Litbangkes, lalu dinas provinsi, labkes provinsi, kemudin juga fakultas kedokteran," lanjutnya

BBTKLPP Banjarbaru Tunggu Komponen Primer untuk Bisa Lakukan Uji Lab Specimen Swab Covid-19

Penampakan Pasar Wuhan China yang Buka Lagi Pasca Lockdown Virus Corona, Masih Jual Kelelawar?

Hamidi juga menegaskan, penunjukan BBTKLPP Banjarbaru sebagai jejaring lab pemeriksa Covid-19 hanya untuk wilayah Kalsel saja.

Sedangkan untuk regional lainnya seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara masuk dalam wilayah kerja Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.

"Jadi Kalsel diuntungkan sebenarnya, ada dua lab yang memeriksa. Tapi perlu kami klarifikasi terkait KMK 214, BBTKLPP Banjarbaru hanya ditunjuk untuk wilayah Kalsel," sebutnya. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda) 

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved