Berita Banjarmasin

Apindo Tak Hadiri RDP, Begini Respon Kecewa Ketua Komisi IV DPRD Kalsel 

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel mengungkapkan kekecewaanya menyusul tidak hadirnya Apindo Kalsel dalam rapat dengar poendapat yang digelar di DPRD Kalsel

banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Rapat DPRD Provinsi Kalsel bersama stakeholder tenaga kerja dan industri di Kalsel. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, H M Lutfi Saifuddin menyatakan kekecewaannya terhadap Pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Kalsel yang tak hadir dalam rapat dengar pendapat, Senin (6/7/2020).

Meski rapat yang digelar di Aula HM Ismail Abdullah, Lantai 4, Gedung B DPRD Provinsi Kalsel dan dibuka oleh Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H Supian HK ini sempat diskors untuk menunggu perwakilan Apindo Kalsel, namun tak satupun perwakilan Apindo Provinsi Kalsel yang hadir.

Lutfi mengaku kecewa, pasalnya pihak Apindo menurutnya menjadi salah satu pemangku kepentingan yang krusial dalam rapat yang diagendakan untuk mencari kesepakatan antara pihak pengusaha dan pekerja di Banua ditengah pandemi Covid-19.

"Kalau begini, bisa dikatakan Apindo tidak bisa bekerjasama dengan DPRD Provinsi Kalsel. Apindo tidak menghargai Lembaga DPRD Kalsel, dimana mangkirnya Apindo terhadap usaha kita untuk tanggulangi Covid-19 di Kalsel," kata Lutfi.

Sumbang APD ke RS, Wakil Ketua DPRD Kalsel Relakan 6 Bulan Gajinya

Positif Corona Bertambah, DPRD Kalsel Minta Kalsel Diperketat

Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, UMKM Apindo Ikuti Workshop Manajemen Keuangan & Jamsos Ketenagakerjaan

Dijelaskan Lutfi, melalui rapat ini pihaknya ingin menengahi antara pihak pengusaha dan pekerja agar dapat sama-sama dapat meminimalkan dampak dan resiko kerugian akibat pandemi yang terjadi.

"DPRD Kalsel ingin memediasi supaya dari pihak pengusaha dan pekerja tidak ada yang dirugikan," lanjut Lutfi.

Biro Hukum Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Sumarlan menyatakan pihaknya mengerti pasti ada resiko besar terkait ketenagakerjaan bagi para pengusaha di masa pandemi yang secara langsung dan tidak langsung berpengaruh pada insdustri usaha.

Namun para pekerja pun menunurutnya juga miliki resiko apabila nantinya terpaksa diliburkan oleh perusahaan tanpa diberikan haknya.

"Apindo kami sayangkan tidak bisa datang. Kami ingin membantu Apindo supaya masing-masing pihak tidak ada yang dirugikan. Perlu dibuat kesepakatan dua belah pihak dalam situasi ini," kata Sumarlan.

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved