Sport

Atlet Loncat Indah Kalsel yang ke PON Papua Berlatih 3 Jam Sehari

Setiap selesai berlatih, atlet loncat indah Kalsel minum vitamin sebagai antisipasi tidak terkena virus corona atau Covid-19.

Tayang:
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/KRISTIN JULI SAPUTRI
Atlet loncat indah Kalsel latihan di Kolam Renang Mulawarman, Banjarmasin, Senin (6/4/2020). 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  Pelatih olahraga loncat indah Kalimantan Selatan ( Kalsel ) telah menyiapkan putra putri daerah terbaik untuk mengikuti PON XX di Papua 2020.

"Tiga atlet akan mewakili Kalsel di PON XX Papua, yaitu Siti Kinasih, Muhammad Fadil dan Muhammad Rian Fadilah. Mereka merupakan siswa kelas tiga SMP, " ucap Dwi Mariastuti, pelatih loncat indah Kalsel kepada Banjarmasinpost.co.id ketika ditemui di Kolam Renang Mulawarman, Banjarmasin, Senin (6/4/2020).

Dwi mengatakan, kesiapan para atlet untuk menghadapi PON XX Papua baru tahap persiapan fisik.

Hal ini dikarenakan jadwal PON yang masih belum jelas akibat adanya wabah virus corona atau Covid-19.

Namun demikian, ia tetap menggenjot para atlet untuk berlatih secara disiplin.

Latihan diadakan setiap hari pada pukul 15.30-18.30 Wita atau sekitar 3 jam di Kolam Renang Mulawarman Banjarmasin.

Anggaran 10 Cabor PON Jatim Dialihkan untuk Penanganan Wabah Corona

KONI Kalsel Lakukan Pendataan Atlet dan Pelatih yang akan Berlaga di PON XX Papua

Virus Corona Merebak, Komisi X DPR RI Minta PON 2020 di Papua Ditunda

Upaya Hindari Virus Corona, KONI Kalsel Minta Atlet PON Wajib Bikin Video Latihan di Rumah

Hindarkan Virus Corona, Atlet PON Sepatu Roda Kalsel Hanya Latihan Fisik di rumah

Kemudian, ditambah latihan fisik berupa lari yang dilakukan para atlet satu kali dalam seminggu agar stamina mereka semakin baik.

Dwi yang merupakan pegawai Kantor Samsat di Kayutangi ini, menuturkan, setiap selesai berlatih memberikan vitamin kepada para atlet sebagai bentuk partisipasinya mencegah virus corona atau Covid-19 .

Selain atlet PON, latihan loncat indah ini juga diikuti atlet lainnya.

Uniknya, ada dua atlet cilik bernama Naya kelas 1 SD dan Nizam Ahmad kelas 3 SD yang meloncat begitu cantik dari papan dengan ketinggian tiga meter.

Namun, dua atlet cilik itu hanya sebatas berlatih biasa.

"Saya baru saja bergabung dari sekitar bulan Januari 2020. Ya senang saja latihan loncat indah karena asyik, " ucap Naya dan Nizam secara bergantian.

Atlet-atlet tersebut tidak lain merupakan bagian dari keluarga Dwi.

Dwi yang beralamat di Jalan Beruntung Jaya, Jalan A Yani Km 7, Banjarmasin, ini, mengatakan, sulit sekali mencari bibit baru yang ingin menjadi atlet loncat indah.

Oleh karena itu, dirinya mengambil langkah untuk mengajak keluarga dekatnya menjadi bagian dari atlet loncat indah Kalsel.

"Kebetulan, mereka adalah keluarga dekat saya. Ada yang dari keluarga suami saya juga. Sulit mencari anak-anak yang berkeinginan tinggi menjadi atlet loncat indah. Akhirnya saya ajak keluarga dekat dan ternyata mereka antusias mengikutinya sampai sekarang, " ucap mantan atlet Asian Games ini.

Diketahui, Siti Kinansih dan Muhammad Fadil merupakan atlet Kalsel yang pernah berlaga di SEA Games XXVI di Palembang 2015 lalu dan mendapatkan juara tiga putri dan juara satu putra.

Kini, mereka dipersiakan untuk berlaga di PON XX Papua 2020.

Ketika ditanya alasannya menjadi atlet cabor loncat indah. Kinan siswa SMPN 2 Banjarmasin dan Fadil siswa SMPN 9 Banjarmasin hanya menjawab menyenangkan.

Mereka berdua sudah menggeluti cabor ini dari sekolah TK hingga saat ini.

Hari itu, mereka berlatih pada ketinggian tujuh meter bersama teman-teman seumurannya. (Banjarmasinpost.co.id/Kristinjulisaputri)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved