Berita Kalteng
PDP Asal Kapuas Meninggal di RS Dorys Sylvanus, Positif Covid-19
Sejak ditetapkan berstatus PDP, telah disampaikan orang yang pernah kontak, terutama keluarga serumah di Kabupaten Kapuas, untuk isolasi mandiri.
Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Hasil pemeriksaan laboratorium Pasien Dalam Pengawasan (PDP) rujukan asal Kabupaten Kapuas yang meninggal dunia dalam perawatan di RS Dorys Sylvanus Palangkaraya, sudah diketahui.
Hal itu disampaikan Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas, dr Tri Setyautami melalui Grup Media Center COVID-19 Kapuas, Kamis (9/4/2020) malam.
"Kami mendapat kabar dari surveilans Dinkes Provinsi Kalteng bahwa pasien PDP dari Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas yang meninggal dunia 8 April 2020 pukul 23.00 WIB, hasil laboratoriumnya, positif Covid-19," tulis dr Tri.
Dilanjutkannya, selama ini sejak warga tersebut ditetapkan PDP, telah disampaikan orang yang pernah kontak, terutama keluarga serumah, untuk isolasi mandiri, jaga jarak dan lain-lain.
"Tentu dengan hal ini, akan diisolasi di rumah karantina yang difasilitasi pemda," tambahnya.
Terhadap riwayat kontak erat yakni keluarga serumah, teman seperjalanan, termasuk petugas kesehatan akan diisolasi dan diperiksa.
• Bantu Satgas Covid-19, BPBD Kabupaten Kapuas Berikan 40 Kasur
• Ketua DPRD Kapuas Harapkan PBS Bantu Warga di Tengah Pandemi COVID-19
• Cegah Corona Masuk, Ben Minta Posko Satgas COVID-19 Kapuas Diperketat
• Cek Ketersediaan Sembako di Bulog Kapuas, Dandim Pastikan Stok Aman
• Bahas COVID-19, Bupati Kapuas Ikuti Video Conference Bersama Mendagri
• DPRD dan KI Kalteng Soroti Minimnya Informasi Soal Data Covid-19
"Pemantauan kesehatan dilakukan selama 14 hari sejak kontak terakhir dengan almarhum ini," ujarnya.
Informasi didapat, PDP yang dirujuk ke RS Dorys Sylvanus Palangkaraya pada 1 April malam lalu, diketahui baru datang kembali dari Makassar dimana rencananya akan ikut menghadiri acara di Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).
"Menurut informasi tim surveilens, yang sebelumnya sempat konfirmasi langsung dengan yang bersangkutan, menyebutkan beliau tidak sampai Gowa. Jadi, beliau hanya sampai di Makassar saja," tambah Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kapuas, H Junaidi, yang turut memberi penjelasan perihal informasi tersebut.
Diberitakan sebelumnya, PDP rujukan asal Kabupaten Kapuas meninggal dunia dalam perawatan di RS Dorys Sylvanus Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng).
"Ya, benar, PDP asal Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, yang dirawat di RS Dorys Sylvanus, meninggal dunia tadi malam Pukul 23.00 WIB. Pasien, kami rujuk pada 1 April malam lalu," kata dr Tri Setyautami, Kamis (9/4/2020) siang.
Dilanjutkannya, di RS Dorys Sylvanus Palangkaraya, PDP tersebut sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan spesimen dan dikirim ke laboratorium rujukan.
Kemudian, saat ditanya apakah jenazah PDP dimakamkan di Palangkaraya, dr Tri pun mengiyakan.
"Sesuai protokol, dimakamkan dalam empat jam setelah dinyatakan meninggal dunia," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/rumah-sakit-doris-sylvanus-rsds-palangkaraya-covid-19-kalimantan-tengah-kalteng.jpg)