Ekonomi dan Bisnis

Terdampak Covid-19, Jasa Rental Alat-alat Camping Sepi

Jasa rental alat-alat camping turut terdampak dari merebaknya wabah virus Corona atau Covid-10

Penulis: Mariana | Editor: Hari Widodo
istimewa/M2P rental Banjarbaru
Alat camping berupa tenda dan lainnya yang digunakan penyewa pada acara outdoor. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sektor pariwisata salah satu sektor yang terdampak pandemi Covid-19. Segala bisnis yang berkaitan dengan pariwisata alami keterpurukan, di antaranya rental alat-alat camping.

Ditutupnya sejumlah akses wisata alam dan penerapan social distancing dari pemerintah untuk memutus penularan Covid-19, membuat bisnis penyewaan alat-alat camping sepi.

Diungkapkan Owner Fun Camping, Suci Sholehah, permintaan sewa alat-alat camping di tempatnya menurun drastis.

"Penurunan mencapai 97 persen untuk sewa alat. Karena semua tempat wisata tutup. Sisanya 3 persen sewa itu orang-orang yang ngotot saja," kata Suci kepada Banjarmasinpost.co.id, Jumat (10/4/2020).

EO Sepi Kegiatan Selama Covid-19, Rina Beralih Bisnis Toko Oleh-oleh

Update Harga Smartphone Samsung Terbaru Per April 2020, Galaxy A51, Galaxy M10 dll

Hasil Rapid Test Covid-19 di Kalsel, 51 Orang Positif, Ini Penjelasannya

Peralatan camping yang paling sering disewa di antaranya tenda dengan tarif bervariasi. Kapasitas 8-10 orang dibanderol Rp 195.000, 6 orang dipatok Rp 75.000, kapasitas 5 orang seharga Rp 60.000, muat 4 orang Rp 45.000 dan kapasitas 2 orang Rp 50.000.

Selain menyewakan, Fun Camping juga menjual peralatan camping namun turut ada penurunan sekitar 30 persen. Yang paling laris saat ini adalah ayunan seharga Rp 85.000-150.000, kaos Rp 95.000, celana Rp 79.000-150.000, gelang Rp 10.000-20.000, sleeping bag seharga Rp 120.000-140.000, dan kompor portable dibanderol Rp 110.000-215.000.

"Untuk operasional toko tetap seperti biasa, buka pukul 09.00-21.00 Wita. Namun ada pengurangan jam kerja karyawan, biasanya satu hari empat orang yang masuk, shift pagi dua orang, shift malam dua orang. Sekarang hanya dua orang saja, shift pagi satu orang, shift malam satu orang," tukasnya.

Senada, Owner M2P rental alat camping Banjarbaru, Mirwanto juga merasakan penurunan volume sewa dari para perental.

"Terjadi penurunan 30 persen dari biasanya, setiap weekend minimal 80 persen permintaan. Untuk yang disewa masih yang utama tenda dan matras untuk alas serta lampu penerangan," ujarnya.

Kapan Puncak Pandemi Virus Corona di Kalsel Terjadi? Gugus Penanganan Covid-19 Bilang Ini

TNI Bantu Kemenkes RI Salurkan APD dan Masker Covid-19 ke Dinkes Kalsel

Diuraikannya, sewa tenda dipatok mulai Rp 20.000 hingga Rp Rp 250.000 per hari sesuai kapasitas muatan. Ada pula kompor portable ditarif Rp 10.000 per hari, hammock Rp 10.000 per hari, matras Rp 5.000 per hari, sleeping bag Rp 15.000 per hari, tas carrier Rp 30.000 per hari dan lainnya.

Ia mengaku selama pandemi Covid-19 yang mengganggu bisnis rental miliknya, ia memilih alternatif bisnis lainnya yakni bisnis kuliner. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved