Berita Banjar

Cegah Demam Berdarah, Dinkes dan Babinsa Gambut Lakukan Ini

Dinkes Banjar bersama Babinsa Gambut melakukan fogging ke permukiman penduduk di Kecamatan Gambut.

Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Hari Widodo
istimewa/firdaus
FOGGING - Petugas Dinkes bersama babinsa dan warga melakukan pengasapan, Rabu (15/4/2020) siang. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Tiap musim penghujan penyakit demam berdarah dengue (DBD) selama ini masih mengintai penduduk Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel). Di antaranya termasuk di wilayah Kecamatan Gambut.

Gerak cepat dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar. Pengasapan (fogging) mulai dilakukan di sejumlah tempat yang dinilai rawan risiko penularan DBD.

"Bahaya juga DBD itu. Meski sekarang semua fokus menangani virus corona (covid-19) tapi jangan lengah terhadap risiko munculnya penyakit lain seperti DBD," ucap Anang, warga Gambut, Kamis (16/4/2020).

Dikatakannya, jika tak cepat ditangani penderita DBD juga berisiko kematian. Karena itu langkah antisipasi sejak dini perlu dilakukan seperti pengasapan agau fogging guna membasmi larva dewasa nyamuk aedes aegypti yang menjadi vektor atau perantara penularan DBD.

Waspada, Angka Kematian akibat DBD Melebihi Pandemi Virus Corona di Indonesia

Awalnya 1 Siswa DBD, 300 Siswa Calon Perwira Polri Positif Corona, Penularan Terparah

Penyakit DBD Renggut Nyawa Bocah 8 Tahun di Kabupaten Tanahbumbu, Warga Minta Dinkes Lakukan Fogging

Dinkes Banjar juga mulai bergerak mengantisipasi DBD. Contohnya, Rabu kemarin, mereka dibantu Babinsa Koramil 1006-07/Gambut melakukan pengasapan.

Pengasapan (fogging) tersebut yakni di Desa Kayu Bawang RT 01, Handil Kandangan, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.

Sasarannya yakni tempat-tempat ibadah, kawasan perumahan warga, sekolahan serta selokan atau got. Malui pengasapan, larva dewasa nyamuk aedes aegypti bakal mati.

"Hasil kesepakatan bersama, perlu adanya fogging meski belum ada kasus DBD," ucap Babinsa Koramil 1006-08/Gambut Sersan Satu Asrofi.

Ia mengatakan saat ini memang belum ada kasus DBD di wilayah setempat. Namun pihaknya tak ingin terlena. Apalagi hujan mulai sering turun sehingga kewaspadaan terhadap DBD perlu mulai diperkuat dengan melakukan upaya pencegahan.

"Jangan fokus pada satu hal saja, gencar melakukan cegah tangkal covid-19. Antisipasi virus lain jangan sampai terabaikan," tandasnya.

Ternyata Foging Bisa Membuat Nyamuk Makin Kebal

VIDEO Fogging di Kawasan Sekumpul, Petugas Habiskan 90 Liter Campuran Insektisida dan Solar

Kepala desa Kayubawang Handil Kandang Syafrudin Noor menuturkan sebelumnya pihaknya uga telah melakukan penyemprotan disinfektan di tempat yang sama.

"Minggu depan dilaksanakan di lokasi yang berbeda. Kami menunggu waktu dari Dinkes mengingat saat ini juga ada permintaan fogging dari desa lain," sebutnya. (banjarmasinposr.co.id/idda royani)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved