Berita Tapin

VIDEO Banjir Rendam Rumah Warga Bantaran Sungai Tapin

Hujan lebat yang mengguyur Tapin membuat Sungai Miawa hingga Sungai Tapin meluap. Air pun mulai menggenangi rumah warga di sepanjang bantaran.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Hari Widodo

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU -  Kabupaten Tapin diguyur hujan lebat yang menyebabkan sungai Tapin meluap. Akibatnya, rumah warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai tergenang.

Banjir ini juga sempat melanda warga di bantaran Sungai Desa Miawa, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (3/5/2020) malam.

Kini air banjir menuruni aliran sungai Tapin. Luapan air di Sungai Miawa, menuju ke Sungai Bungur dan Sungai Tapin, meski arusnya tidak deras, pelan tapi pasti merendam rumah warga di bantaran Sungai Tapin.

"Untuk warga di Kecamatan Bungur dan Kecamatan Tapin Utara berhati-hati, banjir di daerah Miawa," ujar Kepala Desa Miawa, H Amat Mukaram.

Ketakutan Warga Kabupaten Kotawaringin Ini Saat Banjir

Terseret Banjir, Warga Semarang Ini Tewas di kolong Mobil

Viral Detik-detik Satpam Naik Motor Terseret Banjir Hingga Sejauh 200 Meter

Benar saja, air dari Kecamatan Piani membuat debit air Sungai Tapin naik hingga batas siaga satu atau batas merah.

Warga di bantaran Sungai Tapin, terutama di Kelurahan Kupang yang tinggal di bantaran terdampak genangan air luapan Sungai Tapin.

"Banjir Kupang," ujar Fauzi, warga Kelurahan Kupang mengirim hasil jepretan ke grup whatsapp Pusdalops BPBD Kabupaten Tapin.

Sementara itu, Rihan, Rafie dan Yunus memilih berjaga di pelataran rumah orangtuanya.

Ketiga bocah itu belum istirahat karena luapan air Sungai Tapin sudah merendam halaman rumahnya di Jalan Tembok Buruk, Kelurahan Kupang, Kecamatan Tapin Utara.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tapin, H Said Abdul Nasir mengatakan luapan banjir di bantaran Sungai Tapin dari air banjir di wilayah Kecamatan Piani.

Banjir Melanda Desa Juai, Warga Hanya Bisa Berdiam di Rumah

Banjir Merendam Beberapa Kecamatan di Balangan, Sejumlah Desa dan Puluhan KK Terdampak

Menurut Said Abdul Nasir, tiga wilayah yang terdampak luapan air Sungai Tapin itu, biasanya di Desa Bungur Baru di simpang Kuranji, jalan Pantai Bahagia, tembok buruk dan belakang Gedung Ruhui Rahayu.

"Imbauan kami, warga di bantaran Sungai Tapin agar menghindari korselting listrik, mengevakuasi ternak unggas dan mengevakuasi orang jompo atau penderita stroke jika luapan air memasuki rumah," katanya. (banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved