Wabah Corona di Kalteng
Warga Tak Taat Protokol Covid-19, Kasus Corona di Sampit Cenderung Meningkat
Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, H Supian Hadi, menyoroti warganya yang tidak taat dalam mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19
Penulis: Fathurahman | Editor: Hari Widodo
Editor : Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, H Supian Hadi, menyoroti warganya yang tidak taat dalam mematuhi anjuran Protokol Kesehatan Covid-19.
Kondisi tersebut membuat warga sangat rentan terjadi penyebaran virus Corona di Bumi Habaring Hurung.
Peneyabaran Covid-19 yang ada di Kabupaten Kotawatingin Timur, Kalimantan Tengah hingga, berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kotim, Rabu (20/5/2020) terkonfirmasi Positif Covid-19 mencapai 4 orang, PDP 1 orang, ODP 27 orang, dan meninggal dunia 2 orang sedangkan pasien sembuh mencapai 11 orang.
Dalam rilis yang disampaikan Bupati Kotim H Supian, Hadi di Posko Tim Gugus Tugas Covid-19 di Jalan Ahmad Yani Sampit, diungkapkan, ada kecendrungan penambahan Pasien Positif Covid-19 di Kotim lantaran menurunnya kesadaran warga Sampit dalam mentaati protokol kesehatan yang telah diatur oleh pemerintah.
Orang nomor satu di Kotim ini menyoroti masih banyak warga yang keluyuran diluar rumah, tanpa adanya kejelasan tujuan dan kepentingannya, selama berada di luar rumah , sehingga sangat rawan terjadi penyebaran virus corona yang hingga saat ini masih belum optimal penangananya.
• Jelang Lebaran Pengunjung Penuhi Pasar Sampit, Protokol Covid-19 Diabaikan
• Contoh Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2020 untuk Sosmed, Ada Bahasa Inggris, Jawa dan Indonesia
• VIDEO Kerusakan Jalan Lingkar Selatan Arah Sampit-Samuda
Menurut Supian, masih banyak warga yang bergerombol di pasar dan pusat perbelanjaan lainnya, sehingga juga tidak mengindahkan aturan protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah.
"Saya lihat masih banyak warga yang tidak taat aturan pemerintah sehingga ada penambahan pasien covid-19 , saat ini ada 4 orang terkonfirmasi positif," ujarnya.
Supian Hadi , mengharapkan, agar warga Kotim tidak berkerumun atau bergerombol saat melakukan transaksi jual beli di Pasar maupun pusat perbelanjaan lainnya.
"Saya melihat kondisi terkahir warga yang tidak taat anjuran kesehatan cukup banyak bahkan mencapai 60 persennya, sehingga ada keniakkan pasien positif Covid-18 di Kotim," ujarnya.
(banjarmasinpost.co.id /faturahman)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bupati-kotawaringin-timur-h-supian-hadi.jpg)