Wabah Corona di Kalteng

Rapid Test Massal di Pasar Kapuas Kalteng, Ini Hasilnya

Rapid test massal di Kapuas bertujuan untuk mendeteksi sebaran Covid-19 karena daerah ini termasuk tinggi se Kalteng dalam kasus korban meninggal.

Tayang:
Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/FADLY SETIA RAHMAN
Suasana rapid test massal di pasar depan Pelabuhan Danau Mare, Kota Kualakapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Rabu (27/5/2020). 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Ratusan warga Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), mengikuti rapid test massal yang diadakan di kawasan pasar tepatnya di depan Pelabuhan Danau Mare, Kualakapuas, Rabu (27/5/2020).

Semula disiapkan atau ditarget rapid test untuk 150 orang dengan sasaran pedagang dan sopir.

Namun saat pelaksanaannya, banyak warga yang antusias datang dan juga ingin mengikuti rapid test.

Hingga akhirnya, lebih 400 orang yang mengikuti rapid test yang digelar saat itu.

Dimana kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran corona virus disease atau Covid-19.

Pantauan di lokasi, warga begitu antusias mengikuti jalannya rapid test ini. Mulai dari orang dewasa hingga anak-anak pun diperiksa oleh puluhan tim medis yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

54 Tenaga Medis di Kabupaten Kapuas Dikarantina

Pengumuman Terbaru, IGD RSUD Kapuas Kembali Dibuka untuk Umum

Dua Dokternya Positif Covid-19, IGD Kapuas Hanya Layani Pasien ini

Langsung Berbatasan dengan Zona Merah di Kalsel, Bupati Kapuas Diminta Usulkan PSBB

KUA Pulau Petak Kapuas Kumpulkan Penyuluh, Bahas Penanganan Jenazah Covid-19

Bagian kursi tunggu pemeriksaan rapid test diatur sedemikian rupa agar tidak terjadi kerumunan.

Petugas gabungan dari Polri dan TNI pun turut berjaga supaya pelaksanaannya berjalan tertib dan lancar.

Sekda Provinsi Kalteng, Fahrizal Fitri, dalam sambutannya mengatakan kegiatan rapid test ini dilakukan untuk mendeteksi terkait Covid-19.

"Kabupaten Kapuas ini merupakan salah satu yang sangat tinggi di Kalteng ini, meninggal positif Covid-19 ada 11 orang di Kabupaten Kapuas dari total 17 orang yang meninggal di Kalteng," kata Sekda.

Terpisah, Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga, menyampaikan. memang rencana awal target rapid test massal dilaksanakan untuk 150 orang.

"Pada pelaksanaannya tadi, ada 402 orang yang mengikuti rapid test, karena tingginya antusiasi masyarakat," kata Sinaga ditemui di Posko Induk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kapuas.

Hasilnya pun sudah diketahui dalam pelaksanaan rapid test massal yang diikuti warga dari berbagai alamat di Kapuas tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan rapid test tadi, bahwa 399 nonreaktif dan tiga orang yang reaktif," jelasnya.

Meski demikian, perlu diketahui, tiga orang yang hasil rapid test nya reaktif itu pun belum tentu positif terpapar virus corona atau Covid-19.

"Untuk yang tiga orang reaktif ini, kami sudah koordinasi dengan medis untuk ambil langkah selanjutnya. Saat ini pun sudah ditracking untuk yang tiga orang itu dan kami siapkan tempat karantina di New Site Development (NSD)," bebernya.

Adapun saat pelaksanaan rapid test massal di Kapuas, sebagaimana terpantau di lapangan, turut ditinjau Kapolda Kalteng, Irjen Pol Dedi Prasetyo, Danrem 102 Panju Panjung, Brigjen TNI Purwo Sudaryanto, dan para pejabat utama.

Dimana kedatangan mereka disambut, Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat didampingi istrinya, Ary Egahni Ben Bahat dan unsur Forkopimda Kabupaten Kapuas. 

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly Setia Rahman)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved