Mitos Cegukan
Mitos Bayi Cegukan, Dipercaya Anak Akan Bertambah Tinggi
Mitos cegukan pada anak pun masih berkembang di masyarakat. Cegukan dipercaya tanda anak anak bertambah tinggi
Penulis: Man Hidayat | Editor: Hari Widodo
Editor : Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID - Cegukan biasa terjadi pada anak-anak. Namun, mitos cegukan pada anak pun masih berkembang di masyarakat.
Saat bayi atau anak-anak mengalami cegukan tidak ada rasa khawatir pada orang tua. Karena, mitos yang berkembang cegukan pada anak-anak dipercaya bahwa anak tersebut akan bertambah tinggi.
Masih terkait mitos yang sama, cegukan dialaminya bayi atau anak-anak berhubungan dengan proses penarikan-penarikan tulang yang membuat pertumbuhan anak-anak itu semakin cepat.
• Cegukan Biasa Dialami Setiap Orang, Ini Mitos Berkembang di Masyarakat
• Saran Iis Dahlia pada Istri Ruben Onsu, Sarwendah Soal Bayinya yang Cegukan Malah Jadi Sorotan
• Cegukan Tak Berhenti? Hati-hati, Siapa Tahu Gejala dari Penyakit Ini
Seorang warga di Kabupaten Tanahbumbu, Badriyah 56 tahun membenarkan mitos tersebut dan sudah dipercaya sejak dahulu kala.
" Biasanya, anak-anak mau tambah besar makanya cegukan, biasanya seperti itu," katanya.
Kalau orang dewasa cegukan, tidak jadi masalah. Cukup dikejutkan secara tiba-tiba, biasanya bisa langsung berhenti. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/daftar-nama-bayi-perempuan-islami-urutan-dari-a-hingga-z-nama-bayi-islami-2019.jpg)