Mageli Camilan Khas Martapura
Nursiah 30 Tahun Bikin Mageli, Sehari Jual Puluhan Kilo
Nursiah, Warga Desa Pasayangan, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar ini sudah 30 tahun menekuni membuat mageli
Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
Editor : Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Mageli bukan hanya dibuat di Martapura Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Nama camilan Mageli juga dibuat dan menjadi makanan khas daerah lain.
Namun yang membedakan mageli Martapura dengan daerah lain adalah berbahan seratus persen kacang Nagara.
Kacang putih diblender hingga halus kemudian diberi bumbu bawang merah dan bawang putih dan adas manis.
Setelah semua diblender dengan campuran air, adonan yang mirip dengan adonan perkedel jagung, digoreng kecil-kecil. Sebagian juga menambahkan tepung dan telur.
• Kaya Protein, Mageli Martapura Murah Sekali Cuma Rp 500
• Camilan Khas Martapura Ini Dijadikan Pengganti Lauk oleh Warga
• VIDEO Kuliner Khas Banjar Saat Ramadan, Begini Cara Pembuatan Bingka Barandam
Hingga kini, masih banyak pedagang Mageli yang masih bertahan, salahsatunya tahun Nursiah, Warga Desa Pasayangan, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar ini sudah 30 tahun menekuni menjadi pedagang mageli, bahkan dirinya sudah sangat mahir dalam mengolah mageli.
“Ini usaha turun temurun, kalau saya saja sudah 30 tahunan berjualan mageli, kita membuka warung dari pagi hingga malam,” ucapnya, saat ditemui Banjarmasinpost.co.id Senin (01/06/2020).
Dalam sehari, Nursiah dapat membuat dan menjual mageli sebanyak puluhan kilo, karena mayoritas masyarakat Martapura masih menggemari mageli ini untuk menajdi lauk makan.
“Harga satunya Rp 500, biasanya pelanggan membeli mageli ini untuk lauk makan nasi, ketupat, lontong, bahkan hanya nyemil megeli,” ungkapnya.
• Kuliner Khas Banjar Saat Ramadan, Begini Cara Pembuatan Bingka Barandam
• VIDEO Lezatnya Kue Bingka Produksi Keluarga Hj Ifah Fazuan di Rantau
Dijelaskannya, bahan utama untuk membuat megeli adalah kacang kedelai, dan bahan utama tersebut sangat mudah ditemukan dikawasan pasar martapura.
“Saat ini harganya 20 ribu perkilo, selalu naik harganya. Tapi kita tidak ikut menaikan harga jual magelinya,” tuturnya. (banjarmasinpost.co.id/milna sari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/mageli-camilan-khas-martapura.jpg)