Berita Kabupaten Banjar
Pandemi Covid-19, Pengelola Tahura Kalsel Revisi Target Pendapatan
Pandemi Covid-19 membuat objek wisata Tahura Sultan Adam Kabupaten Banjar Kalsel ditutup sehingga pendapatan menurun dan target perolehan direvisi
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sejak ditutup 16 Maret 2020 karena antisipasi penyebaran virus corona atau Covid-019, sampai saat ini salah satu lokasi wisata alam berupa bukit dan pemandangan alam Tahura Sultan Adam di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, masih belum dibuka.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tahura Sultan Adam, Ainun Jariah, Senin (8/6/2020), mengatakan kepada Banjarmasinpost.co.id, belum dibukannya untuk umum karena masih belum ada arahan dari pimpinan dan mengingat masih memperhatikan pandemi Covid-19.
Meski masih ditutup untuk umum, diakui Ainun Jariah, petugas Tahura tetap melakukan pemeliharaan satwa dan kebersihan.
"Setiap Sabtu dan Minggu petugas tetap bekerja, karena di sini ada satwa juga yang dipelihara. Petugas kebersihan tetap menyapu dan perbaikan taman. Ya bisa dibilang rehab ringan," kata Ainun Jariah.
Diakui Ainun, rencana untuk membuka kembali kawasan alam Tahura Sultan Adam, masih belum menerima perintah. Tapi dia sudah menyiapkan jika kebijakan New Normal diberlakukan guna penerapan protokol Covid-19 kepada setiap pengujung nantinya.
Termasuk wiisata Tahura Sultan Adam nantinya untuk menyediakan tempat cuci tangan. Termasuk juga membuat aturan yang mengharuskan para pengunjung untuk menggunakan masker, jika nantinya kawasan alam ini telah dibuka.
• Bahas Ternak Liar di Tahura Kalsel, Dishut dan Disbunak Duduk Satu Meja
• Tim Tahura Data Kebun Swadaya Masyarakat Desa Artain Banjar, Ini Tujuannya
• Petugas di Tahura Kalimantan Selatan Bagikan Masker dan Asap Cair
• VIDEO Demi Mengantisipasi Corona, Dishut Kalsel Rela Kehilangan Rp 100 Juta Atas Penutupan Tahura
• Ganggu Tanaman Warga Anjir Pasar, 18 Monyet Liar Diserahkan ke BKSDA dan Dilepas ke Tahura
• VIDEO Suasana Objek Wisata Tahura Sultan Adam Mandiangin Kalsel yang Ditutup Sementara
Dinelaskan Ainun, Gubernur Kalsel melalui Kadishut Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq sudsh memberikan perintah untuk siap-siap menerapkan protokol covid-19 yang akan diterapkan untuk pengunjung.
"Untuk kapan akan dibukanya kami masih belum menerima informasi," tandas Ainun.
Dijelaskan dia, bahawa selama oenutupan karena Pandemi Covid-19 ini tentu juga mempengaruhi pendapatan yang di kumpulkan.
Dimana target awal pendapatan di objek wisata Tahura Sultan Adam pada tahun 2020 ditarget Rp 1,5 miliar, namun karena Pandemi ini difurunkan Rp 1 miliar.
"Untuk penyesuaian target dari Badan Keuangan Daerah juga telah meminta konfirmasi ke kita untuk merevisi target pendapatan tahun ini," sebutnya.
Sementara Kaspul, salah satu warga Banjarmasin sudah tak sabar ingin menikmati puncak Tahura Sultan Adam dikala weekend. "Ya menghilangkan penat, bisan di rumah jadi kangen juga mau ke Tahura," sebut Kaspul.
(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pintu-masuk-kawasan-destinasi-wisata-tahura-sultan-adam-mandiangin.jpg)