Breaking News:

Wabah Corona di Kalsel

Satu Keluarga di HSS Positif Covid-19, Usai Terima Kunjungan dari Tabalong

Positif Covid-19 di HSS bertambah 12 kasus. Diantaranya, ada satu keluarga dari Desa Amparaya, Kecamatan Simpur terdiri dari 5 orang.

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/hanani
Bupati HSS H Achmad Fikry, bersama Wakil Bupati dan Kadinkes yang juga juru bicara GTPPP Covid-19 HSS, saat memberikan keterangan pers terkait terjadinya lonjakan jumlah pasien terkonfirmasi positif di HSS, Rabu (10/6/2020) 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN -  Penyebaran covid-19 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan belum berhenti.

Rabu (10/6/2020), siang tadi, Bupati Hulu Sungai Selatan H Achmad Fikry didampingi Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad dan Kadinkes yang juga juru bicara gugus tugas percepatan pencegahan dan penangangan (GTPPP) Covid-19  dr Siti Zainab mengumumkan terjadinya lonjakan warga terpapar virus tersebut.

 Bupati HSS yang juga Ketua GTPPP Covid-19 HSS menjelaskan, dari 130 orang yang di tes swab dan sampelnya dikirim 31 Mei atau 10 hari lalu, hari ini hasilnya sudah diterima.

“Hasilnya tak menggembirakan, karena ada 12 orang terkonfirmasi positif terpapar covid-19,”kata Bupati.

Klaster Baru Muncul di Jakarta Setelah Sejumlah Pedagang Pasar Positif Covid-19

Klaster Baru Muncul di Jakarta Setelah Sejumlah Pedagang Pasar Positif Covid-19

Bertambah Lagi Belasan Kasus Positif Covid di Tala, ini Sebarannya

Kasus positif tersebut tersebar di enam kecamatan, yaitu Kandangan, Simpur, Sungai Raya, Daha Barat, Angkinang dan Kalumpang.

 Dengan bertambahnya 12 kasus tersebut, total pasien terkonfirmasi positif di HSS menjadi 25 orang, sembuh lima orang dan meninggal dunia satu orang.

Adapun Pasien Dalam Pengawasan Enam Orang dan Orang Dalam Pengawasan 10 orang.

“Dengan kondisi sekarang, ruang isolasi di RS H Hasan Basri Kandangan full. Sebagian pasien dirawat di bangsal Eks RS H Hasan Basri lama (samping kantor Dinkes), dan hari ini ada lima orang di rawat di sana,”kata dr Siti Zainab.

 Dijelaskan, dari 12 pasien baru terkonfirmasi positif tersebut, ada satu keluarga yang terdiri lima orang terpapar. Mereka berasal dari Desa Amparaya, Kecamatan Simpur.

Berdasarkan riwayat, mereka merasakan gejala setelah menerima kunjungan keluarga dari Tabalong yang belakangan diketahui secara tak sadar ternyata terpapar tanpa gejala, atau OTG.

 “Menurut satu keluarga positif tadi, mereka bersalam-salaman. Sedangakan dua anggota keluarga lainnya yang tak bersalaman, hasilnya negatif,”ungkap Zainab.

Selain itu, di antara 12 orang terkonfirmasi positif, enam di antaranya tenaga medis.

VIDEO Kabupaten HSU Bertambah 18 Orang Positif Covid-19, Begini Penjelasan Bupati HSU

Puluhan Orang Positif Covid-19, Wali Kota Palangkaraya Tutup Pasar Besar

Rinciannya, dua orang dari puskesmas, empat orang dari RS H Hasan Baseri dan satu orang yang tinggal di rusunawa, sekitar rumah sakit.

 “Kami juga sedang melakukan pelacakan, di salah satu puskesmas, yaitu Kalumpang, karena ada petugas medis yang kontak lansung dengan  pasien positif. Jadi hari ini pelayanan puskesmas di tutup sementara. Sambil menunggu hasil. Jika hasilnya non reaktif, kembali dibuka. Jika ada yang reaktif, ditutup sampai 14 hari ke depan,”jelasnya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved