Breaking News:

Wabah Corona di Kalteng

Puluhan Orang Positif Covid-19, Wali Kota Palangkaraya Tutup Pasar Besar

Hasil swab PCR di Pasar Besar Palangkaraya Kalteng menunjukkan 49 orang positif sehingga Wali Kota akan menutupnya untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Penulis: Fathurahman | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin, tunggu kajian sebelum menerapkan new normal atau kenormalan baru. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemerintah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, memutuskan menutup Pasar Besar Palangkaraya.

Tujuannya, memutus penularan Covid-19 yang terjadi di pasar di Jalan Ahmad Yani dana sekitarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan swab PCR terhadap pengunjung dan pedagang Pasar Besar Palangkaraya belum lama tadi, sebanyak 40 sampel positif Covid-19.

Menjadikan pasar tersebut sebagai klaster besar penyebaran virus corona.

Jelang New Normal, TNI dan Polri Palangkaraya Sosialisasi Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional

Pedagang Pasar Besar Palangkaraya Positif Covid-19 Capai 27 Orang, GTPP Batasi Akses Pasar

Hasil rilis tim gugus tugas percepatan penanganan (TGPP) Kalimantan Tengah, Selasa (9/6/2020). terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Palangkaraya paling tinggi penambahannya hingga mencapai 15 orang.

Total sejak awal hingga saat ini, terkonfirmasi positif Covid-19 di Palangkaraya mencapai 168 orang. Paling tinggi dari semua daerah di Kalteng.

Menyikapi hal tersebut, Gugus Tugas Kota Palangkaraya langsung melakukan pertemuan, Selasa (9/6/2020).

Pertemuan dipimpin Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin. Penbahasannya, terjadi penambahan positif Covid-19 cukup banyak dan mencegah supaya tidak meluas penyebarannya.

Palangkaraya Tunggu Hasil Kajian Sebelum Menerapkan New Normal

Pedagang Pasar Tradisional di Kalteng Jadi Target Rapid Tes Massal

Wali Kota Fairid, menginformasikan, pihaknya akan melakukan sterilisasi Pasar Besar selama 3 hari dimulai tgl 12 Juni sampai 14 Juni 2020. "Tiga hari pasar disterilkan, sehingga akan ditutup," ujarnya.

Pertemuan itu sekaligus koordinasi dan evaluasi kegiatan Pembatasan Sosial Kelurahan Humanis (PSKH) di Aula Peteng Karuhai 1 atau PK 1 Kantor Wali Kota Palangkaraya, Jalan Tjilik Riwut km 5.

Juga hadir, perwakilan BNPB Pusat, Forkopimda dan kepala SOPD terkait .

Hasil pertemuan, tim terpadu akan memberikan sosialisasi serta imbauan selama 2 hari di kompleks Pasar Besar Kota Palangkaraya. Serta, memberikan informasi terkait Penutupan Pasar Besar selama 3 hari, mulai hari Jumat tanggal 12 Juni 2020.

Sebaran Covid-19 Tinggi, Palangkaraya Akan Terapkan New Normal, ini Kata Tokoh Masyarakat

Pemprov Kalteng Siapkan Anggaran Protokol Covid-19, Sukseskan Pilkada 2020

Melakukan Penyemprotan secara masif di Pasar Besar selama 3 hari mulai hari Jumat tanggal 12 Juni 2020.

"Tim Terpadu akan meningkatkan patroli dan imbauan protokol kesehatan disetiap RT, RW, serta meningkatkan patroli malam di rumah makan di wilayah kota Palangkaraya," pungkas Wali Kota.

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved