Berita Kesehatan
Tambahkan Jahe Pada Menu Makanan Sehari-hari, Ini 5 Khasiat Ajaib Jahe Bisa Dirasakan
Manfaat jahe membuat tanaman ini sejak dulu telah dimanfaatkan untuk tanaman obat
Editor : Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID - Bagi masyaakat di Indonesia Jahe sudah tentu sangat familiar. Manfaat bagi kesehatan tubuh membuat jahe dikonsumsi sejak dulu.
Seperti dilansir dari WebMD, dimana Jahe dikatakan dapat digunakan sebagai detoksifikasi yang dapat membuat badan terasa lebih hangat, bersih, dan sehat.
Kandungan antioksidan di dalam jahe juga dapat melawan berbagai macam jenis racun dalam tubuh.
Bahkan Devinder Bains, selaku pelatih pribadi dan pelatih nutrisi di Fit Squad DXB, mengungkap lima khasiat luar biasa nan "ajaib" jahe bagi tubuh jika kita menambahkannya ke dalam menu makanan sehari-hari.
• Di KWT Rejeki Kartini Guntungpayung Banjarbaru, Tanaman Jahe Merah Diolah dalam Bentuk Serbuk
• Resep Sembuh dari Virus Corona Diungkap Risma, Walikota Surabaya Sebut Pokak Jahe Sembuhkan Covid-19
• Warga Pertanyakan Penanganan Dugaan Pencurian Jahe di Desa Muang Tabalong, Ini Pernyataan Kapolres
Berikut diantaranya;
1. Meningkatkan fungsi otak
Jahe penuh dengan antioksidan, yang penting untuk melawan peradangan yang disebabkan oleh radikal bebas.
Seperti gangguan otak termasuk depresi, kegelisahan, ADHD dan Alzheimer yang terkait dengan peradangan kronis otak.
Fungsi jahe sebagai antiinflamasi sangat berguna untuk meningkatkan fungsi otak.
Jahe juga dapat meningkatkan fungsi otak secara langsung.
Sebuah penelitian terhadap 60 wanita paruh baya yang menggunakan ekstrak jahe menunjukkan bahwa mereka mengalami peningkatan dalam waktu reaksi dan memori kerja.
2. Mengurangi rasa sakit dan nyeri otot
Sifat anti-inflamasi jahe melampaui fungsi otak.
Penelitian telah menunjukkan bahwa jahe membantu mereka yang menderita artritis.
Ini dapat membantu dalam mengobati osteoartritis lutut dan mengurangi rasa sakit sendi akibat rheumatoid arthritis.
3. Mengurangi mual dan penyakit
Jahe telah digunakan sebagai obat untuk penyakit mabuk laut selama bertahun-tahun.
Ini juga efektif dalam mengobati mual di pagi hari.
Dalam ulasan 12 studi yang memantau 1.278 wanita hamil, didapati mengonsumsi jahe secara signifikan mengurangi rasa mual.
Ada juga penelitian yang menunjukkan bahwa jahe dapat mengurangi muntah pasca operasi dan pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi.
4. Mengobati gangguan pencernaan kronis
Jahe telah lama digunakan untuk meredakan sakit perut dan sebagai karminatif untuk menghilangkan kelebihan gas dari sistem pencernaan, tetapi juga dapat memainkan peran kunci dalam dispepsia (gangguan pencernaan kronis).
Ketidaknyamanan berulang disebabkan oleh pengosongan lambung yang tertunda, dan jahe telah terbukti mempercepat ini.
Satu studi terhadap 24 orang sehat yang mengonsumsi 1,2 gram bubuk jahe sebelum makan menunjukkan peningkatan pengosongan perut sebesar 50 %.
Baca Juga: Pembelajaran Jarak Jauh Akan Dipermanenkan, Para Ibu Keluhkan Kondisi Anak saat Sekolah dari Rumah: 'Anakku Super Bosan, Banyak Banget Tugasnya'
• 4 Tanaman yang Disebut Bisa Mencegah Virus Corona, dari Jahe - Daun Kelor
5. Mengurangi risiko diabetes
Ada hubungan positif antara asupan jahe dan pengurangan kadar gula darah, regulasi respons insulin pada mereka yang menderita diabetes dan peningkatan metabolisme.
Sebuah studi pada hewan, memberi makan tikus campuran jahe dan kayu manis ternyata menghasilkan penurunan berat badan, dan ini menjadi satu di antara banyak manfaat kesehatan lainnya.(*)