Breaking News:

Pejabat Pemko Banjarbaru Covid 19

Dua Hari Pelayanan Publik di Pemko Banjarbaru Ditutup, Sistem Kerja Selanjutnya 50 Persen WFH

Selama dua hari Senin (3/8/2020) dan Rabu (4/82020), pelayanan tidak dilaksanakan di Pemko Banjarbaru dan seluruh SKPD karena pejabat positif Covid-19

HUMAS PEMKO BANJARBARU UNTUK BPOST GROUP
Penyemprotan disinfektan di Balai Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan ( Kalsel ), beberapa waktu lalu. 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Setelah Wali Kota, istri Wali Kota dan sejumlah pejabat diketahui terkonfirmasi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemko) Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan ( Kalsel ), akan melaksanakan sterilisasi.

Selama dua hari, Senin (3/8/2020) dan Rabu (4/82020), pelayanan untuk sementara tidak dilaksanakan baik di pemko Banjarbaru dan seluruh pelayanan SKPD di Kota Banjarbaru.

Wakil Wali Kota Banjarabaru, H Darmawan Jaya Setiawan, mengatakan, pihaknya sudah melakukan usaha preventif agar Covid-19 di Kota Banjarbaru tidak terjadi penularan yang lebih luas.

"Dinkes Banjarbaru dan puskesmas sudah melakukan tracing dan testing baik di lingkungan sekretariat pemko Banjarbaru, DPRD Banjarbaru, Rumah dinas dan SKPD dilingkungan pejabat yang sudah dinyatakan positif Covid-19," katanya, Sabtu (1/8/2020).

BREAKING NEWS: Sekda Banjarbaru dan 3 Kepala Dinas Positif Covid-19

UPDATE Covid-19 Kalsel: Tambah 62 Positif, Terbanyak dari Kabupaten Banjar

Cegah Penyebaran Covid-19 di Perkantoran Pemprov Kalsel, Gubernur Instruksikan Ini

Satu Pegawai Positif Covid-19, Ruang Operasi RSUD Pembalah Batung Amuntai Ditutup

Selain itu, BPBD Kota Banjarbaru secara rutin sudah melakukan sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan, baik dilingkungan pemko Banjarbaru. Selain itu, secara mandiri, SKPD dan unit kecamatan dan kelurahan juga melakukan sterilisasi.

"Kami minta maaf, selama dua hari, Senin dan Selasa, pelayanan perkantoran tidak dapat dilaksanakan. Karena digunakan untuk sterilisasi seluruh kantor unit pelayanan lingkungan pemko Banjarbaru," ujarnya.

Selama dua hari itu, hanya 30 persen pegawai yang masuk kerja untuk membantu dan bergotong royong di bawah arahan BPBD Kota Banjarbaru.

Pihaknya berharap, waktu dua hari itu cukup untuk dilakukan sterilisasi perkantoran. Selanjutnya, pegawai akan kembali masuk kerja pada Rabu, 5 Agustus 2020.

"Terhitung sejak Rabu, 5 Agustus hingga 31 Agustus 2020. Pemko Banjarbaru akan menerapkan sistem kerja 50 persen wfo dan 50 persen WFH," lanjutnya.

Selanjutnya akan dievaluasi apakah akan dilanjutkan ataukah tidak. Dengan harapan, selama kebijakan ini diterapkan, diharapkan wali kota Banjarbaru dan para pejabat lainnya sudah sembuh dan beraktivitas kembali.

(Banjarmasinpost.co.id/Aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved