Berita Tanahbumbu
VIDEO Gedung Baru Dispersip dan Perpustakaan Kabupaten Tanbu
Pemkab Tanbu bangun gedung baru empat lantai untuk Dispersip dan perpustakaan di Batulicin, dekat kantor bupati.
Penulis: Man Hidayat | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CI.OD, BATULICIN - Berada di kompleks perkantoran dan berdampingan dengan Masjid Agung Nurussalam Gunung Tinggi, perpusatakaan daerah Kabupaten Tanahbumbu, Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ), berada di lokasi yang strategis.
Fasilitas umum ini, satu kantor dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanahbumbu (Tanbu). Jarak dari Kantor Bupati hanya sekitar 500 meter.
Bangunannya berlantai 4 nan mewah. Lantai pertama khusus area perpustakaan bersama sejumlah fasilitas tempat membaca dan santai.
Lantai 2, ada ruang baca dan kantor dinas (Kepala Dinas). Lantai 3 ada kantor, perpustakaan serta kantin. Lantai 4, galeri pameran buku dan arsip.
• Akan Bagikan Sejuta Masker di Tanbu, Bupati Sudian Noor Berdayakan Penjahit di Desa-desa
• Sambut HUT RI ke-75, TNI Polri di Tanbu Kompak Bagikan Sembako ke Warga
• Kondisi Jalan Pagatan Makin Parah, Dinas PUPR Tanbu Ajukan Anggaran Rp 1,3 Miliar
• 9 Pencuri Kabel PJU di Tanbu Ditangkap, Polisi Masih Kejar Pelaku Lainnya
• Dua Kecamatan Baru Tanbu Belum Dapat Kode Wilayah, Tunggu Hingga 2021
Masyarakat dapat membaca dan memimjam buku untuk menambah pengetahuannya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanbu, H Ambo Sakka, mengaku bersyukur ada kantor baru ini.
Bangunan berlantai 4 dan semua lantai ada ruang bacanya atau perpustakaannya hingga galeri arsip.
"Saat ini memiliki 36.000 eksemplar buku dengan 16.000 judul buku yang tersedia," rinci H Ambo Sakka kepada Banjarmasinpost.co.id.
Tingkat kunjungan ke perpustakaan daerah untuk pengetahuan pembaca, cukup tinggi.
Hanya saja selama Covid-19 ini, pengunjung yang datangrmang sedikit menurun dan dilakukan pembatasan untuk sementara waktu.
"Biasanya banyak yang datang. Tiap hari selalu ada yang datang untuk membaca, baik itu dari kalangan pelajar hingga mahasiswa yang datang ke perpustakaan ini," terangnya.
Jam buka pelayanan di perpustakaan di kantornya itu sesuai dengan jam kerja yakni pukul 08.00 hingga pukul 16.00 Wita.
"Kami juga masih harus melengkapi karena idealnya harus 70.000 eksemplar. Tetapi untuk syarat minimal ini, untuk semua kategori sudah sesuai standar saja," imbuh dia.
Sementara itu, seorang pengunjung, Riadi, mengaku cukup terbantu dengan adanya perpustakaan di Gunung Tinggi ini. Dia bisa mencari buku sesuai keperluannnya. "Setidaknya ada referensi yang bisa dicari diperpustakaan ini," katanya.
(Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat)