Breaking News:

Tanaman obat Keluarga dan Khasiatnya

Tanaman Obat Daun Gelinggang atau Ketepeng, Antioksidan Ampun Obati Panu Kulit dan Lancarkan BAB

Daun gelinggang (Cassia Alata) disebut juga daun ketepeng sekarang sudah banyak dicari orang. Digunakan untuk hilangkan panu kulit dan lancarkan BAB

Tanaman Obat Daun Gelinggang atau Ketepeng, Antioksidan Ampun Obati Panu Kulit dan Lancarkan BAB
banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
Daun Gelinggang atau ketepeng

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Daun gelinggang (Cassia Alata) atau ada juga yang menyebut daun ketepeng sekarang sudah banyak dicari orang. 

Daun ini mudah tumbuh di pekarangan sebagai tanaman obat keluarga dan tumbuhan liar. Ternyata dikenal sebagai obat panu. Namun dewasa ini juga dipakai sebagai daun antioksidan yang bisa disajikan dengan teh.

Menurut warga Rahmad warga Liangangang, dulu jika ada anaknya yang kulitnya terkena panu, daun ini dipakainya dicampur dengan minyak tanah lalu dioleskan ke kulit yang kena panu.

"Ya pakai daun itu untuk obat panu," kata dia.

Dari catatan Ivana Asry dan Nuraina Putri Lestari, yang merupakan Akademi FARMASI ISFI Banjarmasin, menjelaskan bahwa seringkali orang menganggap daun gelinggang hanyalah tanaman yang tumbuh secara liar dan tidak memiliki manfaat, padahal daun gelinggang memiliki banyak manfaat diantaranya sebagai pembasmi jamur.

Pengolahan daun gelinggang untuk bahan obatan
Pengolahan daun gelinggang untuk bahan obatan (banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Jangan anggap remeh ketika kulit kita terkena jamur, karena jika dibiarkan maka kulit akan terinfeksi.

"Berdasarkan kenyataan saat ini di masyarakat menunjukan daun gelinggang sering dicari untuk dijadikan obat tradisional," kata dia.

Namun daun ini ternyata punya khasiat lain. Bahkan dulu yang dikenal tanaman liar ini kini bisa dijadikan uang. Sebab daun gelinggang ini ternyata bisa diekspor untuk campuran teh. Bahkan diekspor sampai ke Jepang. 

"Iya ternyata bisa diipakai untuk campuran teh pak, Gelinggang ini fungsinya untuk melancarkan BAB," kata Direksi PT Sarikaya Sega Utama, Michael Febrian Soemarko. 

Menurut Wakil Dekan Bagian Umum dan keuangan Fakultas Pertanian ULM Ismed Setya Budi, bahwa Kalsel memiliki kekayaan keanekaragaman hayati yang luar biasa banyaknya.

"Daun gulinggang hanya merupakan salah satu yang belum dimanfaatkan. Khasiatnya sudah dibuktikan sejak nenek moyang sehingga pemanfaatannya hanya sebagai obat tradisional.

Kajian ilmiah sudah membuktikan adanya metabolit sekunder yang berfungsi sebagai zat anti jamur, glikosida, alkaloid, flavonoid, dan berbagai bahan vitamin," paparnya.

Disebutkannya, budidaya tanaman gelinggang sangat mudah dan tidak memerlukan perawatan khusus, sehingga dapat ditanam sebagai tanaman sela di antara tanaman utama seperti karet atau kelapa sawit, dapat ditanam pada kondisi tanah marjinal yang kurang subur. Dapat juga di tanah di tegalan sawah atau di tepi sawah.

(banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)
 

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved