Breaking News:

Tajuk

Uji Coba Vaksin Covid-19 Demi Bangsa

Pelaksanaan uji klinis atau uji coba vaksin Covid-19 terhadap manusia di Indonesia sudah mulai dilakukan di Bandung.

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pelaksanaan uji klinis atau uji coba vaksin Covid-19 terhadap manusia di Indonesia sudah mulai dilakukan di Bandung. Pada awal uji klinis sudah ada 100 orang yang menjalani penyuntikan vaksin Sinovac asal Cina.

Dan bila semua berjalan lancar, BUMN Bio Farma akan memproduksi vaksin covid-19 mulai Februari 2021.

Selain uji klinis vaksin asal Cina, Indonesia juga tengah mengembangkan vaksin merah putih yang dilakukan oleh Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman.

Memang untuk vaksin produksi dalam negeri ini juga masih harus menempuh waktu yang lebih panjang, yaitu selesai diuji klinis pada pertengahan 2021.

Tapi kapan pun vaksin itu jadi, pastinya negeri ini juga berupaya mandiri, mengembangkan vaksin Covid-19.

Kabar baik lainnya, bila benar bahwa tim Universitas Airlangga, TNI AD dan BIN sudah menemukan obat untuk Covid-19, artinya ada secercah harapan agar bangsa ini segera keluar dari krisis.

Harap diingat, sudah lebih enam bulan Indonesia dihantam pandemi Covid-19 yang membuat roda ekonomi terhenti, pertumbuhan minus, pendidikan tak bisa maksimal, pariwisata mati suri dan berbagai hambatan lain.

Adanya vaksin, atau obat Covid-19 menjadi solusi agar roda kehidupan kembali bergulir.

Dan perlu diingat bahwa, uji klinis yang sekarang dilakukan adalah salah satu proses. Jadi ada proses-proses lain yang nanti mengikuti sebelum semua warga negeri Indonesia mendapat vaksin.

Jadi perlu diingat bahwa uji coba ini demi bangsa, artinya agar segera dipastikan keefektifan dan khasiat vaksin ini. Jadi jauhkan prasangka bahwa kita hanyalah kelinci percobaan.

Karena, peneliti di Indonesia juga tidak mau begitu saja menerima, bila secara ilmiah diragukan.

Tanpa uji coba, tak pernah bisa diketahui sejauh mana vaksin ini berfungsi dengan baik. Selain itu, Indonesia bukan satu-satunya negara yang mengikuti uji coba sinovac, ada juga Bangladesh dan Brasil, selain warga negara Cina sendiri.

Di saat negara-negara luar, seperti Amerika, Jerman, Inggris, Cina dan Rusia (yang sudah diproduksi masal tanpa uji klinis), berlomba-lomba menciptakan vaksin, langkah cepat uji klinis merupakan salah satu langkah maju di saat kita berkejaran setiap harinya dengan mereka yang positif.

Tentu semua ada risiko dan plus-minusnya, tapi, makin cepat diuji coba, makin cepat ‘diperbaiki’ bila ada kekurangan, atau diproduksi, bila sudah sesuai standar. (*)

Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved