Berita HSS

Harga Sayuran di HSS Jatuh, Petani Loksado Pasrah

Petani di Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan, hanya bisa pasrah saat harga sayur jatuh

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/hanani
Pedagang sayuran di Pasar subuh Kandangan. Saat ini harga berbagai jenis sayuran lokal sedang murah dan petani hanya bisa pasrah. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN- Petani di Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan, hanya bisa pasrah.

Saat ini harga sayuran sangat murah. Adapun jenis sayuran yang ditanam petani setempat, seperti kacang buncis, cabai, kacang panjang, jagung dan kacag tanah.

Mereka tak memasarkan langsung, tapi menjualnya melalui pedagang pengumpul.

Salasiah, seorang petani di Loksado menuturkan, harga kacang buncis saat ini hanya Rp 4.000 per kilogram dari harga normal Rp 7.000 sampai 10 ribu. Sedangkan kacang panjang hanya Rp 3000, yang biasanya Rp 7.000.

VIDEO Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin Musnahkan Ribuan Benih Buah Sayuran Impor Ilegal

Kelola Kebun Bibit, Kelompok Tani Wanita Desa Sumber Agung Aktif Tanam Sayuran Sehat

Harga cabai Rp 25 ribu per kilogram, dari harga 40.000 sampai Rp 50.000. Sedangkan jagung, dihargai per biji, dengan harga Rp 5.000 per tiga biji.

Salasiah mengaku tak mengetahui persis mengapa harga sayuran yang mereka hasilkan pada panen kali ini bisa serendah itu.

“Kata pedagang yang pembeli hasil kebun kami, karena harga pasarannya seperti itu.
Selain itu sayurannya banyak yang panen saat ini,”ungkapnya.

Salasiah pun mengaku tak bisa meraih untung maksimal untuk hasil berkebun kali ini.

“Mau bagaimana lagi, tidak dijual, sayurannya busuk,”katanya.

Pantauan di Pasar Kandangan, para penjual sayur juga menjual harga dengan lebih murah dari biasanya.

Menurut pedagang, hanya harga jagung manis yang masih stabil, yaitu Rp 2500 sampai Rp 3.000 per biji. Sedangkan harga cabai, terung, labu serta sayuran lokal lainnya sedang murah.

“Karena membeli murah, kami jual dengan harga murah juga,”kata pedagang sayur di sekitar Pasar Losbatu KAndangan.

Sementara, Norlaila Wati, warga yang berbelanja sayuran ke pasar, Sabtu kemarin mengaku kaget dengan harga yang sangat murah.
Hasil belanja di Pasar harga cabe rawit per kilogram hanya Rp 20 ribu, tomat Rp 4.000 per kilogram, kacang panjang satu ikat besar Rp 1000, terung ungu Rp 5.000 per kilogram serta karawila Rp 2.000.

Sayuran Lokal dan Luar Daerah Turun Harga, Pembeli Ternyata Masih Sepi

“Bahkan bayam yang biasanya Rp 2.000 per ikat jadi Rp 500 saja. Jika di pasar harganya segitu, berarti harga di tangan pertama petani hampir tidak ada nilainya,”katanya.

Meski senang harga sayuran serba murah, Nurlaila yang juga seorang Polwan di HST ini justru merasa sedih. “Kasian petani, kehujanan dan kepanasan berkebun, harganya tak seberapa. Apalagi di tengah pandemic covid-19 seperti sekarang, mereka butuh penghasilan lebih untuk biaya hidup keluarga,”katanya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved