Breaking News:

Berita Banjarmasin

Bocah Perempuan dan Adiknya Menangis, Terjaring Petugas Razia Masker di Jalan KS Tubun Banjarmasin

Bocah perempuan usia 14 tahun yang membonceng adiknya kendarai motor matik sontak menangis saat terjaring razia masker di Jalan KS Tubun Banjarmasin.

Penulis: Jumadi | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Jumadi
Seorang anak perempuan berusia 14 tahun, bersama adiknya (berboncengan) terjaring razia masker di Jalan KS Tubun Banjarmasin 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pelaksanaan penindakan tentang Perwali nomor 68 tahun 2020, kini terus dilaksanakan, di Kota Banjarmasin, masing-masing melalui kecamatan setiap hari.

Salah satu tujuannya agar masyarakat sadar bahwa mereka yang terkena Virus Corona menjadi sangat sengsara, harus dirawat di rumah sakit atau menjalani isolasi, bahkan bisa membawa kematian.

Jadi tak ada salahnya pemerintah kota melakukan penegakkan dan penindakan Ada yang terpantau di depan Kantor Satpol PP Kota Banjarmasin, Jalan Karel Satsuit (KS) Tubun Banjarmasin Selatan, Selasa (8/9/2020) pagi.

Ada yang menarik, seorang bocah perempuan berumur 14 tahun, bersama adiknya mengendarai motor matik dari Pekauman menuju Muara Kelayan Banjarmasin.

Pemkab Tanahlaut Gencarkan Operasi Pasar Gas Elpiji Murah, Begini Sambutan Positif Warga Pelaihari

Diduga Edar Sabu Warga Telawang Kotim Ini Disergap Polisi di Rumah, Sabu Disimpan di Kotak Senter

Talk Show Virtual Dispersip Kalsel Teratai Bunga Rawa Sejuta Pesona, Hadirkan Tiga Srikandi Rawa

Pas di depan Kantor Satpol PP, Jl KS Tubun, puluhan Tim, terdiri dari TNI-Polri dan Satpol PP mengadangnya, kemudian disetop petugas.

Mengetahui motornya disetop, warga Jalan Kelayan A Banjarmasin ini langsung menanggis sejadi-jadinya. Bocah perempuan ini menanggis karena merasa salah. Tidak pakai helm, belum waktunya mengendarai motor dan tidak memakai masker lagi.

Seorang petugas Satpol PP wanita pelan-pelan mengajaknya untuk masuk ke halaman Kantor Satpol PP. Sepanjang menuju ke kantor itu, bocah itu terus menanggis.

Pengakuannya kepada petugas lupa memakai masker. Dia sengaja berada di jalan untuk membeli nasi. Akhirnya petugas melakukan pendataan dengan mengisi surat berita acara pelanggaran Perwali no 68 tahun 2020.

Dalan satu jam dilakukan razia, hasilnya 13 warga yang melanggar. Dua diantaranya membayar denda Rp100 ribu. Sisanya kena sanksi sosial berupa menyapu halaman Kantor Satpol PP Banjarmasin. Jumlah anggota yang dilibatkan 60 orang

Pelaksana Harian Kasatpol PP Kota Banjarmasin, H Faturrahim mengatakan, pelaksanaan penindakan Perwali nomor 68 tahun 2020 dilaksanakan setiap hari di masing-masing kecamatan.

Dirinya berharap agar kegiatan ini ada penindakan yang lebih tegas dari pihak terkait Seperti contoh ada bocah mengendarai sepeda motor di bawah umur dan tidak memakai helm.

Ditambahkannya, kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 1 sampai 14 September 2020."Setiap hari sedikitnya ada 60 pelanggar mereka yang tidak pakai masker,"ungkapnya.

(banjarmasinpost.co.id/jumadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved