Berita HSS
Jalan Samuda-Bajayau HSS Dilewati Angkutan Over Kapasitas, Satu Jam Khalid Terjebak Macet
Sebuah truk angkutan sarat muatan kayu mengalami amblas di jalan trans Samuda- Bajayau membuat arus lalulintas macet
Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
Editor : Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Sebuah truk angkutan sarat muatan kayu mengalami amblas di jalan trans Samuda- Bajayau, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Selasa (8/9/2020).
Kayu olahan yang dimuat dalam truk itu diduga over kapasitas, tak sesuai dengan kapasitas jalan yang hanya maksimal tujuh ton.
Khalidi, warga Baruh Jaya Kecamatan Daha Selatan, kepada banjarasinpost.co.id mengatakan, selama satu jam dia terjebak kemacetan karena truk itu amblas di tengah jalan dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
“Kejadiannya pukul 12.00 wita. Kayu diangkut dari Kalteng menuju Bajayau Daha Barat,”ungkapnya.
• Empat Pelanggar Perbup HSS Pilih Bayar Denda, Tiga Orang Berstatus ASN
• Harga Sayuran di HSS Jatuh, Petani Loksado Pasrah
Dijelaskan, deretan sekitar 15 unit truk lain di belakang truk pengangkut kayu yang nahas itu, membuat pengendara roda dua maupun empat lainnya sulit menembus. Pasalnya, kondisi jalan sangat sempit, dengan lebar hanya sekitar 3,5 meter.
Belum lagi kondisi jalan yang saat ini rusak parah, akibat sering dilewati truk bermuatan berat.
“Pantauan saya, sudah hampir tiga bulan kondisi jalan rusak parah begini. Selain berlubang-lubang, separuh badan jalan banyak yang tahantak (anljok tanahnya) akibat dilewati angkutan over kapasitas,”katanya.
Bahkan, jembatan arah ke Bajayau saat ini juga sudah mengalami anjlok.
Adapun angkutantruk bermuatan berat yang sering melintas jelas Khalidi, seperti angkutan batang kelapa, serta angkutan kayu dan material proyek lainnya.
Disebutkan, untuk mengamankan jalan, Dinas PU HSS bersama Dinas Perhubungan HSS jelas dia pernah memasang portal di jalan tersebut. Namun, dilepas oleh pengemudi angkutan yang sering konvoi saat melintas.
Warga masyarakat sendiri kata dia mengeluh, dampak dari rusaknya jalan tersebut membuat bepergian keluar desa maupun menuju desa menjadi lambat.
Jumlah penduduk Samuda-Bajayau sendiri tergolong padat, dengan kondisi jalan sempit dan rusak membuat mobilitas mereka terganggu.
• Kuliah Umum di STAI Darul Ulum, Wabup HSS Sampaikan Materi Pemimpin Muda Inspirastif
Adapun tujuan angkutan, menurutnya antara lain untuk pengerjaan proyek-proyek yang ada di desa-desa di Kecamatan tersebut.
Khalid pun berharap, para pemilik angkutan tak melewati jalan melebihi kapasitas, agar kerusakan tak makin parah dan masyarakat tak dirugikan. (banjarmasinpost.co.id/hanani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/sebuah-truk-mengalami-amblas-di-jalan-desa-samuda-bajayau.jpg)