Berita Batola
VIDEO Proses Pembibitan Jeruk Siam Banjar di Batola
Kabupaten Barito Kuala bukan sekedar sentra jeruk di Kalimantan Selatan.
Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Kabupaten Barito Kuala bukan sekedar sentra jeruk di Kalimantan Selatan.
Tapi juga dikenal sebagai pemasok bibit jeruk yang unggul, terutama jenis Siam Banjar.
Pembudidayaan terbanyak berada di kawasan Desa Sungai Kambat, Kecamatan Cerebon.
Rata-rata dimiliki warga secara perorangan, bukan terkait instansi maupun pihak lainnya.
Seperti yang dilakukan Rafi'i, warga Sungai Kambat, RT 1.
Ia telah menggeluti pembibitan jeruk jenis Siam Banjar sejak tiga tahun lalu.
• VIDEO Serunya Menikmati Wisata Alam Air Terjun Bajuin di Kabupaten Tanahlaut
• VIDEO Pilkada Kalsel 2020, Sahbirin dan Denny Bersyukur Penuhi Syarat Kesehatan
Dengan memaksimalkan lahan yang ada di sekeliling rumahnya.
"Awalnya memang belajar di pelatihan dan beberapa mencoba pembibitan dengan teknik okulasi ini. Akhirnya bisa dan jadilah pekerjaan sehari-hari," ungkapnya.
Penghasilan dari pembibitan jeruk terbilang menjanjikan.
Dalam setahun pembibitan bisa menghasilkan belasan juta rupiah.
Harga satu pohon bibit berkisar antara 10 hingga 15 ribu.
Adapun proses pembibitan dimulai dari penyemaian bibit, kemudian pada usia tertentu dipindahkan pada lahan lainnya hingga pada usia layak diokulasi.
Bibit hasil semaian hanya diambil batang bawahnya, sedangkan bagian untuk pembuahan diambil dari batang jeruk yg sudah menghasilkan buah, yakni jenis Siam Banjar.
Dari penyemaian hingga bibit bisa dipasarkan memakan waktu enam bulan hingga satu tahun.