Rumah Pilkada Kalsel

Rumah Pilkada Kalsel : Begini Bocoran Rancangan Kerja Bapaslon BirinMu dan H2D

Melalui Program Rumah Pilkada Kalsel, Banjarmasin Post, Kompas Tv, Smart FM dan Motion Radio menelisik bagaimana visi-misi dan rancangan program kerja

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo
Dok BPost
Kedua Perwakilan Tim Pemenangan Bapaslon Pilgub Kalsel memghadiri Program Rumah Pilkada Kalsel ungkapkan program kerja masing-masing Bapaslon 

"Kalau diibaratkan mobil atau sepeda motor, ini kan sudah jalan. Jadi tinggal memantapkan pedal gas untuk melaju lebih cepat lagi. Kalau pemerintahan baru tentu otomatis harus mulai dari nol lagi," ujarnya.

Sedangkan Ihza mengungkapkan, H2D mengangkat tagline Hijrah Gasan Banua.

Filosofinya menurut Ihza, H2D ingin mengajak masyarakat Kalsel bersama-sama berubah ke arah yang lebih baik.

Menurut Ihza, ada cukup banyak rancangan program kerja yang disiapkan dan siap direalisasikan jika H2D terpilih memimpin Kalsel.

Dimana arah kebijakan tersebut berfokus pada tiga hal utama yaitu SDM, sumber daya alam (SDA) dan aspek spiritual masyarakat.

"H2D berkomitmen juga mendasarkan kebijakannya pada Ayat 3 UUD 1945 Pasal 33 yang berbunyi, Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat," tegasnya.

H2D kata Ihza juga akan menaruh perhatian lebih pada kalangan masyarakat ekonomi lemah dengan merancang APBD pro dhuafa untuk lebih merangkul kalangan lemah ekonomi yang banyak berprofesi sebagai petani, nelayan, buruh dan yang lainnya.

Terkait infrastruktur, menurutnya H2D akan fokus beberapa hal diantaranya yaitu jalan, listrik dan air.

Dimana tiga hal ini dinilainya sebagai kunci dan stimulus penting untuk maju dan berkembangnya kehidupan dan ekonomi masyarakat.

"Pertama mungkin masyarakat semua tahu tentang infrastruktur kita di Kalsel ini seperti apa. Desa atau kota tidak bisa berkembang kalau ada jalan, listrik juga demikian air. Untuk kita di kawasan Banjarmasin, Banjarbaru dan sekitarnya mungkin air ini bukan persoalan, tapi di kawasan pegunungan meratus, perbatasan Kaltim dan Kalteng ini masyarakat di sana merasakan bagaimana infrastruktur terkait air," terangnya.

Sedangkan terkait aspek keberlanjutan ekonomi, kedua kubu memiliki satu kesamaan pandangan, yaitu begitu besarnya potensi sektor pariwisata.

Sektor industri pariwisata menurut keduanya bisa dijadikan industri tumpuan baru sebagai pengganti sumber pendapatan utama Kalsel di sektor pertambangan batubara.

Menurut Rikval Kalsel sudah memiliki modal yang baik di sektor ini dan dapat terus dipoles dan dikembangkan untuk mengobati kecanduan keuangan Kalsel terhadap emas hitam.

Selain itu, hilirisasi industri terhadap sumber daya yang ada termasuk batubara, kelapa sawit, karet dan kayu lapis juga menurutnya vital demi meningkatkan nilai ekonomis dari hasil industri hulu yang sudah ada di Banua.

Pilkada Kalsel 2020, Berkoalisi di Pilgub Tapi Pisah di Pilbup, Begini Kata Golkar dan Gerindra

Pun demikian menurut Ihza, meski tidak menampik sektor batubara berperan besar bagi ekonomi Kalsel, namun menurutnya sektor ini tak ditampik pula memberikan efek negatif bagi kelestarian lingkungan Kalsel.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved