Berita Tanahlaut

Lahan Bondong di Tanahlaut Kalsel Mulai Dijilati Api, Warga Cemaskan Hal ini

api kini mulai bermunculan di lahan-lahan tidur berupa semak belukar maupun bondong.

Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
PUSDALOPS BPBD TALA
Petugas gabungan berjibaku memadamkan api yang berkobar di lahan bondong di Pandahan, dua hari lalu. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Mulai meningginya temperatur udara sejak tiga pekan terakhir mulai memunculkan kerisauan tersendiri di kalangan warga di Banua ini, termaasuk di Kabupaten Tanahlaut (Tala).

Pasalnya api kini mulai bermunculan di lahan-lahan tidur berupa semak belukar maupun bondong.

Petugas penanggulangan bencana beserta institusi terkait dan relawan pun juga mulai sibuk bergerak di lapangan.

Lahan bondong serta semak di sejumlah tempat di Tala pun mulai dijilati api.

Postingan Ayu Ting Ting Banjir Ucapan Selamat Lahirnya Putra Enji Baskoro, Foto Bilqis Disorot

Petani Tanahlaut Kalsel Diimbau Gabung ke Poktan, ini Tujuan dan Manfaat Pentingnya

Ucap Innalillah, Putri Elvy Sukaesih Ungkap Kondisi Ibunya yang Positif Covid-19, Fitria Cerita Ini

Asap kerap mengepul seperti di wilayah Kecamatan Batibati, Panyipatan, Jorong, Kintap, Tambangulang, dan Kurau.

"Kadang asap mulai menyelimuti jalanan raya. Seperti biasa jalanan arah Pelaihari ke Banjarmasin. Masih tipis-tipis memang, tapi bikin risau juga kalau-kalau nanti makin banyak lahan bondng yang terbakar," ucap Syarwani, warga Pelaihari, Minggu (20/9/2020).

Pedagang makanan ini berharap tahun ini bencana asap tak terjadi.

Apalagi dirinya sejak beberapa pekan terakhir kerap bepergian ke arah Banjarmasin melintasi kawasan rawan bencana asap saat kemarau.

Senada diungkapkan Warsidi.

Warga Pancapan ini juga mengaku selalu gundah saat kemarau.

Hal ini mengingat sejak dulu dirinya alergi terhadap asap.

"Saya gak tahan mencium asap, mudah batukan dan sesak napas. Apalagi sekarang musim corona, susah nanti dikira kena virus," tuturnya.

Beberapa waktu lalu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tala H Muh Kusri mengatakan beberapa kawasan di Tala rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Karena itu pihaknya bersama pihak terkait siaga penuh guna bergerak cepat melakukan upaya dini pemadaman api.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved