Berita Banjarmasin
VIDEO Plt Gubernur Kalsel dan Kapolda Naik Motor Menuju Rumah Isolasi Mandiri
Plt Gubernur Kalsel, H Rudy Resnawan, Kapolda Irjen Pol Nico Afinta serta Danrem 101/Antasari Brigjen Firmansyah mendatangi isolasi mandiri
Penulis: Jumadi | Editor: Hari Widodo
Editor : Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Plt Gubernur Kalsel, H Rudy Resnawan, Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta serta Komandan Korem 101/Antasari Brigjen Firmansyah masing-masing mengendarai motor roda dua, Selasa (6/10/2020) siang.
Dalam pengawalan, mereka (rombongan) berangkat dari rumah jabatan Wakil Gubernur Kalsel, di Jalan R Suprapto, Kecamatan
Banjarmasin Tengah, menuju ke rumah QFM (25), yang menjalani isolasi mandiri, di Jalan Gerilya Kompleks Graha Mahatama, Blok Kasturi No 21 RT23 RW02, Kelurahan Tanjung Pagar, Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin.
Sesampainya di rumah QFM, salah satu perawat Puskesmas di Banjarmasin, Wakil Gubernur Kalsel, Kapolda Kalsel, Danrem 101/Antasari serta rombongan berhenti di depan rumah yang menjalani isolasi mandiri.
• Kasus Covid-19 di Banjamasin Melandai, Kini Tersisa 16 Orang Jalani Isolasi Mandiri
• Reaktif Rapid Test, Sembilan Anggota Satpol PP Tapin Wajib Jalani Isolasi Mandiri
Kedatangan rombongan disambut Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan, Komandan Kodim 1007/Banjarmasin,
Kolonel Inf M Leo Pola Ardiansa Saragih, Wakapolresta, AKBP Sabana Atmojo, Kapolsekta Banjarmasin Selatan, Kompol H Idit Aditya serta Camat Banjarmasin Selatan, M Yusrin.
Rombongan mendengarkan penjelasan dari Kepala Puskesmas Beruntung Raya, Kelurahan Tanjung Pagar, Kecamatan Banjarmasin Selatan, dr Santi.
Salah satu yang disampaikan dr Santi adalah bahwa yang bersangkutan hari ini (Selasa) dikirim ke lokasi Karantika Covid-19, di Jalan Perdagangan, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin
Tujuannya dipindahkan ke rumah Karantika Covid-19, agar mencegah munculnya kembali klaster baru di Kelurahan Tanjung Pagar pada khususnya dan Kota Banjarmasin pada umumnya.
Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Kalsel menyerahkan bantuan Sembako kepada QFM, yang diwakili Ketua RT 23 Jalan Kasturi Mahatama, Purnomo.
Usai acara, Wakil Gubernur Kalsel, H Rudy Resnawan mengatakan, jadi pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) yang melaksanakan isolasi mandiri permukiman, maka diupayakan supaya berpindah di tempat khusus, yakni Karantina Covid-19.
"Tujuannya agar nantinya dapat terlayani, dan ini merupakan kebijakan pemerintah. Contoh pasien OTG yang mau dipindahkan ke tempat isolasi khusus,"terang Wakil Gubernur Kalsel.
• Harga Tes Swab Mandiri Tertinggi Rp 900 Ribu, Ternyata 2 Komponen Ini yang Harus Dibayar
Terpisah, Kepala Puskesmas Beruntung Raya, dr Santi mengatakan, untuk QFM mengalami gejala sekitar 10 hari. Dan yang bersangkutan merasa dirinya terkena Covid, sehingga dia memeriksakan dirinya ke Puskesmas Beruntung Raya.
Setelah dilakukan pemeriksaan dengan rapid tes dan swab, maka hasilnya dinyatakan positif. Pihak yang bersangkutan menjalani isolasi mandiri di rumah selama 10 hari. (banjarmasinpost.co.id/jumadi)