Breaking News:

Pilkada Kotabaru 2020

Pilkada Kotabaru 2020, Bawaslu Bentuk 3 Tim untuk Tangani Dugaan Pelanggaran

Karena ada tiga laporan, untuk penanganan dugaan pelanggaran Pilkada Kotabaru 2020 ini Bawaslu membentuk tiga tim.

Penulis: Herliansyah | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/HELRIANSYAH
Rusdiansyah, Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, terus bekerja terkait laporan dugaan terjadi pelanggaran pilkada.

Baru saja, mengirim surat ke pihak-pihak terkait. "Kami kirim surat," ungkap Ketua Bawaslu Kotabaru, Mohamad Erfan, melalui Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa, Rusdiansyah, Rabu (14/10/2020).

Menurut Rusdiansyah kepada Banjarmasinpost.co.id saat ditemui di ruang kerjanya, surat yang dikirim kepada pelapor untuk mendapat penjelasan. 

Kemudian, meminta pula keterangan dari terlapor. "Saksi dari kedua-duanya (pelapor/terlapor) tetap dipanggil," imbuhnya.

Selanjutnya, meminta keterangan tiga terlapor. "Yang dilaporkan ada tiga, Aparatur Sipil Negara (ASN) terkait kegiatan di GOW Lowo, kegiatan di Desa Tarjun dan seorang kepala desa," rincinya.

Baca juga: Pilkada Kotabaru 2020, Bawaslu Telusuri Dugaan Pelanggaran Kampanye

Baca juga: Pilkada Kotabaru 2020, Bawaslu Terima dan Register Laporan Kuasa Hukum 2BHD

Baca juga: Pilkada Kotabaru 2020, Ada ASN yang Tidak Netral, Begini Tanggapan Sekda

Baca juga: VIDEO Pilkada Kotabaru 2020, Bawaslu Turunkan Baliho Calon Bupati Tanpa Nomor Urut

Karena ada tiga laporan, untuk penanganan dugaan pelanggaran Pilkada Kotabaru 2020 ini, Bawaslu membentuk tiga tim. Terdiri dari Bawaslu, kejaksaan dan kepolisian.

"Satu tim yang soal ASN, satu tim lagi soal dugaan pelanggaran di Tarjun dan satu tim yang mengenai kepala desa. Dalam satu tim, ada koordinatornya," sambung Rusdiansyah.

"Penanganan ini 3+2. Maksudnya selama tiga hari, bila belum cukup ditambah lagi dua hari. Selama penanganan, kami akan di-backup Bawaslu Kalsel," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, Bawaslu Kotabaru telah menerima laporan dugaan pelanggaran pilbup kotabaru.

Setekah itu, segera menindaklanjuti yang kemudian melakukan pembahasan pertama bersama sentra Gakkumdu.

"Kami berkomitmen seprofesional mungkin menyelesaikan laporan dugaan pelanggaran ini," ucap Rusdiansyah di hadapan awak media, kemarin.

"Ya, syarat formil dan materilnya terpenuhi. Makanya begitu terpenuhi kami wajib meregisternya langsung," tegas Rusdiansyah.

(Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved