Breaking News:

Berita Palangkaraya

Pemko Palangkaraya Beri Peluang UMKM Masuk Aplikasi Belanja Langsung Pengadaan Barang Jasa

Pemko Palangkaraya buka peluang kepada usaha mikro kecil menengah (UMKM) masuk dalam aplikasi belanja langsung pengadaan barang dan jasa.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Fathurahman
Salah satu UMKM yang ada di Palangkaraya merupakan pengrajin anyaman rotan untuk pembuatan tas dan lainnya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemko Palangkaraya buka peluang kepada usaha mikro kecil menengah (UMKM) masuk dalam aplikasi belanja langsung pengadaan barang dan jasa.

Hal itu merupakan upaya menggairahkan pelaku UMKM di Palangkaraya agar dapat bangkit memasarkan produknya langsung menggunakan aplikasi belanja langsung yang digagas Pemko Palangkaraya.

Saat ini Pemko Palangkaraya  masih dalam tahap sosialisasi dan direncanakan, realisasi penerapannya dimulai pada 2021 ini.

Beberapa pengusaha UMKM di Palangkaraya selama Pandemi Covid-19 mengaku sangat terdampak karena produksi banyak tetapi pembeli sepi sehingga banyak pelaku UMKM yang memilih berjualan secara online.

Baca juga: Operasi Zebra Intan 2020 di Kabupaten Tanahbumbu, Pengendara Juga Tes Urine Narkoba

Baca juga: Operasi Yustisi Menyasar Pasar Galuh Cempaka, Kapolsek Banjarbaru Timur Ingatkan Operasi Zebra Intan

Baca juga: Manfaat dan Keutamaan 10 Shalawat yang Bisa Diamalkan Jelang Maulid Nabi 2020

"Toko tutup karena sepi pembeli, sehingga kami lebih banyak jualan lewat online saja, lumayan ada yang beli," ujar Rina salah satu pelaku UMKM di Palangkaraya, Selasa (27/10/2020).

Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin, mengatakan, pihaknya melibatkan UMKM dalam pengadaan langsung melalui aplikasi belanja langsung dan terus melakukan sosialisasi kepada UMKM agar bisa menguasai aplikasi tersebut dan bisa menerima manfaatnya.

Fairid Naparin, menjelaskan, pemerintah daerah harus mempunyai peran strategis dalam mendorong percepatan dan efektivitas pemulihan ekonomi nasional.

Terutama dalam hal pengembangan sektor UMKM yang selama ini sempat terpuruk akibat andemi Covid-19, sehingga pihaknya berusaha membangkitkannya kembali.

" Kami terus melakukan inovasi untuk memberdayaan UMKM," ujarnya. 

(banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved