Berita Tapin

Bupati Tapin Tegaskan Tidak Semua Sekolah Terapkan Pembelajaran Tatap Muka

Buati Tapin ingatkan paling tidak memastikan kesehatan gurunya lebih dulu dan menjaga fasilitas di sekolah memenuhi protokol kesehatan.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUKHTAR WAHID
HM Arifin Arpan, Bupati yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Tidak semua sekolah di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, akan menerapkan Pembelajaran Tatap Muka ( PTM) di  saat masih pandemi Covid-19.

Hal ini ditegaskan Bupati Tapin, HM Arifin Arpan, terkait wacana PTM yang terus bergulir dan bahkan dijadwalkan dilaksanakan awal 2021.

"Tidak harus semua sekolah melaksanakan kebijakan Pemerintah Pusat. Paling tidak, memastikan kesehatan gurunya lebih dulu dan menjaga fasilitas di sekolah memenuhi protokol kesehatan," tegasnya, Selasa (1/12/2020).

Sekolah yang memenuhi protokol kesehatan, jika menerapkan PTM, kursi siswa diatur berjarak minimal 1,5 meter, siswa dan guru yang berlajar mengajar mengenakan masker, ada tempat cuci tangan di dekat ruang kelas belajar.

Sedangkan mengenai kegiatan belajar murid di sekolah TK, ia akui, ini serbasulit. Karena, sebagian guru atau tenaga pengajar berstatus honorer.

Baca juga: Cuaca Estrim di Kabupaten Tapin Tumbangkan Pohon di Jalan H Isbat

Baca juga: Eks Kantor Bupati Tapin Bakal Dijadikan Mall Pelayanan Publik Terpadu

Baca juga: Desa Bitahan Baru Raih Gelar Jawara di Lomba Pos Kamling se Kabupaten Tapin

Baca juga: VIDEO 55 Pasangan Peserta Nikah Massal Meriahkan Hari Jadi ke-55 Kabupaten Tapin

"Kalau tidak dilaksanakan pembelajaran di Sekolah Taman Kanak-kanak, gurunya tidak mendapat gaji. Saya persilakan, asalkan protokol kesehatan diterapkan. Harus saling menjaga selama proses belajar," tandas Bupati Tapin dua periode itu.

Ditambahkannya, selama PTM dilaksanakan, semua harus bekerja keras, tenaga pendidik, orangtuanya, Dinas Pendidikan dan Satgas Penanganan Covid-19. 

"Artinya, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tapin akan memantau aktivitas pembelajaran tatap muka yang dilaksanakan," tekan dia.

Meski proses PTM berjalan lancar dan tidak berisiko tinggi menyebarkan Covid-19, Pemerintah Kabupaten Tapin akan tetap melakukan evaluasi terus-menerus. 

"Jika ada sekolah yang terpapar, otomatis diliburkan atau mungkin guru atau siswanya yang tertular Covid-19 diasingkan dalam proses pembelajaran tatap muka nanti," tukas Bupati.

Ia juga meminta peran serta kalangan jurnalis untuk bersama memastikan Pembelajaran Tatap Muka awal tahun 2021 tidak meninbulkan klaster baru.

( Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved