Breaking News:

Berita Batola

Tutup 2020, Polres Batola Kalsel Bukukan Sejumlah Pencapaian

Kasus menononjol Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sebanyak 9 laporan, semuanya telah diselesaikan penyidik Polres Batola, Kalsel, pada 2020.

BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD TABRI
Kepala Polres Barito Kuala (Batola), AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif, saat menyampaikan rilis penanganan kasus, Kamis (31/12/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Menutup lembaran Tahun Baru, Polres Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan,  sampaikan press release di hadapan media, Kamis (31/12/2020). 

Dari empat macam kategori kejahatan, yakni konvensional, transnasional, kekayaan negara dan kontijensi, sebanyak 227 kasus tindak pidana dan 174 di antaranya telah selesai diproses dengan persentase 76,6 persen.

Untuk tahun ini, kejahatan konvensional cukup mendominasi dengan catatan 139 kasus. Kemudian disusul transnasional sebanyak 69 kasus dan kekayaan negara sebayak 19 kasus. Untuk kontijensi nihil terjadi di tahun ini, juga di tahun 2019 sebelumnya. 

Di 2020 juga berhasil diungkap beberapa kasus baru, paling mencolok adalah Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sebanyak 9 kasus dan semuanya telah diselesaikan.

Baca juga: Update Covid-19 Batola, 12 Positif Terpapar Didominasi dari Marabahan

Baca juga: Sambut 2021,BNNK Batola Hadirkan Desa Bersih Narkoba

Diungkapkan AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif, Kapolres Batola, di tahun ini pihaknya juga berperan aktif dalam penanganan Covid-19 yang mewabah dengan melaksanakan operasi yustisi dan pendisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. "Selain itu, kami juga mengadakan pengawalan serta pengamanan selama pilkada berlangsung," imbuhnya. 

Adapun terkait penertiban menjelang peringatan Natal dan tahun baru (Nataru) ditengah pandemi, pihak kepolisian juga mobile berjaga-jaga di sejumlah pos pengamanan. 

Hal ini bertujuan agar tidak adanya kelalaian masyarakat dalam merayakan pergantian tahun. Sehingga tidak menghiraukan kesehatan di masa pandemi. 

Sementara itu untuk kasus penyalahgunaan narkotika, terjadi penurunan delapan kasus dibandingkan catatan 2019, dari 66 menjadi 59 kasus.

Baca juga: Persinggahan Terakhir Wisata Susur Sungai Marabahan Batola, Bisa Santap Santai di Kedai Terapung

Baca juga: Wisata Susur Sungai di Marabahan Batola, Pengunjung Diajak Mampir ke Sentra Kerajinan Tangan

Tidak terlena, Polres Batola tetap berkomitmen memerangi peredaran narkotika di Bumi Selidah, terutama di sejumlah daerah rawan.

"Kami fokus di daerah perbatasan, seperti di Kecamatan Alalak. Selain berdekatan dengan daerah lain, Alalak merupakan kawasan paling padat penduduk di Kabupaten Batola," pungkasnya Lalu.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)

Penulis: Muhammad Tabri
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved