Breaking News:

Kuliner

Tetap Jaga Kualitas Rasa, Racikan Warung Kopi Darat di Semayap Kotabaru Ini Bikin Ketagihan

Warung Kopi Darat, Brand salah satu lokasi tempat santai sambil ngopi di Desa Semayap Kotabaru bikin pelanggannya ketagihan

banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Ary Mardani, pemilik Warung Kopi Darat saat meracik kopi untuk disajikan kepada pengunjung 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Seperti aktivitas rumahan pada umumnya. Setiap tamu atau kerabat yang berkunjung disuguhi minum.

Kopi salah satu suguhan alternatif, selain menu sajian yang lain.  Namun berbeda dengan suasana di Warung Kopi Darat, Brand salah satu lokasi tempat santai sambil ngopi yang beralamat di jalan M Alwi, Desa Semayap, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kotabaru ini. 

Selain menu sajian berbeda, proses pembuatan menu kopi yang dipesan penikmatnya perlu keahlian khusus agar menghasilkan kopi sesuai selera. Bahkan membuat penikmatnya menjadi ketagihan. 

Ada belasan macam jenis kopi biji sebagai bahan dasar tersedia di Warung Kopi Darat. Namun dari belasan bahan dasar sajian kopi, tiga jenis kopi paling diminati penikmat karena khas aroma kekopiannya. Antara lain, Aceh Gayo, Toraja dan Bali Kintamani.

Baca juga: Minum Kopi Bikin Gemuk? Mulai Sekarang Harus Cerdas saat Nongkrong di Kedai Kopi

Baca juga: Travel-Nikmati Nuansa Alami di Putri Sangkaya, Pengunjung Bisa Rasakan Berbagai Jenis Kopi

Selain proses pembuatannya perlu keahlian khusus tidak banyak orang mengetahui. Untuk menghasilan suguhan kopi dengan rasa yang pas, juga diperlukan bahan dan takaran yang sesuai. Setiap proses pembuatan diperlukan waktu 3 sampai 4 menit. 

Meski menjadi pilihan dan paling banyak diminati, harga persaji jenis kopi itu masih rata-rata terjangkau hingga kalangan bawah. Persajinya, penikmat cuman merogoh kocek Rp 20 ribu. 

Ary Mardani, pemilik Warung Kopi Darat menuturkan, usaha memanjakan selera para penikmat kopi sudah genap setahun dilakoninya. 

Menurut Ary yang diketahui sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di salah satu instansi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru ini, menjadi seorang peracik kopi hanya berawal dari hobi. 

"Awalnya cuman hobi, dan kadang membuatkan teman-teman kopi. Kemudian teman menyarankan agar membuka usaha ini, maka jadilah Warung Kopi Darat dan Brand ini terdaftar di Kemenkum HAM," ucapnya. 

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved