Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Tim Hukum AnandaMu Siap Saling Uji Alat Bukti di Sidang Bawaslu

Tim Hukum AnandaMu yakni Sulaiman N. Sembiring mengatakan, pihaknya siap saling uji alat bukti

BANJARMASINPOST.CO.ID/FRANS RUMBON
Ketua tim hukum Paslon AnandaMu, Bambang Widjojanto (berkacamata), Selasa (12/1/2021). 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tim hukum dari pasangan calon (paslon) nomor urut 2 yakni H Ibnu Sina-Arifin Noor menegaskan siap untuk menghadapi gugatan yang dilakukan oleh paslon nomor urut 4 yakni Hj Ananda-Mushaffa Zakir (AnandaMu) di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalsel yang dilimpahkan ke Bawaslu Banjarmasin.

Kesiapan dari tim paslon Ibnu-Arifin ini pun direspon oleh Tim Hukum AnandaMu yang diketuai oleh pengacara kondang Bambang Widjojanto dari Kantor Hukum Bambang Widjojanto, Sonhadji dan Associates (WSA).

Salah seorang perwakilan Tim Hukum AnandaMu yakni Sulaiman N. Sembiring mengatakan, pihaknya siap saling uji alat bukti terkait laporan pelanggaran berat dan sistematis yang dilakukan oleh paslon petahana dalam Pilkada Banjarmasin yang dilaksanakan akhir 2020 lalu pada saat sidang nantinya.

“Kami optimistis dalil-dalil yang Tim Hukum AnandaMu sampaikan sudah sesuai dengan bukti-bukti riil dan akan didukung dengan pernyataan para saksi yang mengetahui persis kejadian sebenarnya di lapangan,” katanya, Jumat (15/1/2021).

Baca juga: Terkait Laporan Paslon AnandaMu ke Bawaslu Kalsel, Ini Respons Petahana Pilwali Banjarmasin

Baca juga: Tim Pemenangan Petahana Terus Ikuti Perkembangan Permohonan Tim AnandaMu di MK 

Dirinya pun juga meyakini sebagai lembaga yang memastikan penyelenggaran Pilkada Kota Banjarmasin yang luber (langsung, umum, bebas, rahasia) dan jurdil (jujur, adil), Bawaslu Kota Banjarmasin akan membaca bukti-bukti dengan cermat, lengkap dan komprehensif serta mendengar keterangan saksi-saksi dan akan melihat kaitannya antara satu sama lain. 

“Oleh karena itu mari kita tunggu hasil sidang Bawaslu Kota Banjarmasin. Kami berharap pemeriksaan berjalan obyektif dan professional,” ungkap adik kandung dari Tifatul Sembiring itu.

Baginya momentum seperti ini akan sangat penting, dimana Bawaslu Kota Banjarmasin memiliki peran signifikan untuk mencatatkan dalam sejarah, karena mampu menunjukkan institusinya dapat berdiri kukuh sebagai penjaga demokrasi dan pemilihan yang jujur dan adil. 

“Sekali lagi kami percaya sepenuhnya kepada para Komisioner Bawaslu Kota Banjarmasin,” tambahnya.

Kemudian menanggapi penjelasan kuasa hukum Ibnu Sina dan Arifin Noor, dirinya hanya mengingatkan bahwa Putusan Bawaslu itu ada aturannya di dalam peraturan Perundang-undangan, yakni harus diputuskan dalam waktu 5 hari sejak diregister.

“Jadi putusannya tidak benar masih lama sebagaimana yang mereka sampaikan,” jelasnya.

Baca juga: VIDEO Tim Hukum AnandaMu Serahkan 56 Bukti Dugaan Pelanggaran Petahana di Pilkada Banjarmasin

Terpisah Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kalsel, Azhar Ridhanie membenarkan bahwa laporan Tim Hukum AnandaMu memenuhi syarat formil dan materil.

"Setelah dilakukan proses kajian awal, kami melakukan pleno di Bawaslu Kalsel dan laporan dari tim AnandaMu memenuhi syarat formil dan materil. Kemudian kami limpahkan ke Bawaslu Banjarmasin untuk ditindaklanjuti sebagai bagian dari penanganan pelanggaran, dan sudah kami limpahkan," pungkasnya.(banjarmasinpost.co.id/frans rumbon)

Penulis: Frans Rumbon
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved