Breaking News:

Melihat Proses Bikin Kue Apam Barabai

Kuliner Kalsel Apam Barabai Tahan 3 Hari karena Gunakan Pengembang Kue Ini

Bikin Apam Barabai kue khas dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah menggunakan tepung beras pilihan, gula aren atau gula merah asli, bahan pengembang alami

BANJARMASINPOST.CO.ID/HANANI
Apam Barabai, kue khas dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan sangat terkenal di Kalimantan Selatan, menggunakan tepung beras pilihan, gula aren atau gula merah asli, hingga bahan pengembang alami. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Apam Barabai, kue khas Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HS), diproduksi secara alami.

Para perajin pun masih mempertahankan cara pembuatan tradisional. Mulai bahan yang digunakan, yaitu tepung beras pilihan, gula aren atau gula merah asli, hingga bahan pengembang.

Adapun bahan pengembang yang digunakan, yaitu bahan fermentasi singkong atau tapai singkong. 

Menurut Rizali Hadi, perajin kue apam di Jalan Sarigading, Gang Charles, Kota Barabai, dengan bahan serba alami itu, kue apam tahan tiga hari disimpan di luar lemari es tanpa basi.

Kuliner Kalsel Apam Barabai Gunakan Daun Dadap, Hasilkan Cita Rasa Khas

Kuliner Kalsel, Hj Ida Lupina Keluarga Perintis Kue Apam Barabai

Kuliner Kalsel Apam Barabai, BIsa untuk Oleh-oleh

“Kalau dalam lemari es, bisa tahan satu minggu, dan dikukus ulang saat hendak menyantapnya,”katanya. 

Proses memasaknya pun, masih alami, yaitu menggunakan bahan bakar kayu. Tiap hari, Rizali menghabiskan 100 pangkih (potongan kayu) bakar.

“Sebenarnya bisa dikukus di atas kompor gas. Tapi rugi karena satu tabung paling bisa dipakai mengukus satu kuali besar, gasnya habis,” jelasnya.

Disebutkan, cita rasa makanan yang dimasak dengan kayu bakarpun akan berbeda. Sebab, dengan kayu bakar bisa menghasilkan panas yang maksimal dan cepat matang.

(Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved