Breaking News:

Berita Banjarmasin

LPG 3 KG Langka, Pemko Banjarmasin Siap Razia Pangkalan Hingga Pengecer Elpiji 'Nakal'

Gas LPG 3 KG di Banjarmasin masih langka. Pemko Banjarmasin merencanakan menggelar razia terhadap pangkalan LPG 3 KG.

banjarmasinpost.co.id/frans rumbon
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemko Banjarmasin, Doyo Pudjadi, Selasa (23/2/2021). 

Editor : Hari Widodo

 BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sulitnya mendapatkan LPG 3 KG  masih menjadi keluhan masyarakat Banjarmasin, khususnya kalangan menengah ke bawah.

Adapun penyebab utama situasi ini, tak lain karena terhambatnya distribusi yang diakibatkan rusaknya Jalan Gubernur Syarkawi karena dampak banjir.

Meskipun demikian, ada hal-hal lain yang diduga juga menjadi faktor penyebab semakin sulitnya warga mendapatkan elpiji ini.

Salah satunya adalah permainan di tingkat pangkalan hingga pengecer.

Baca juga: Satpol PP Tala Amankan Puluhan LPG 3 Kilogram dari Pengecer, Boleh Diambil Syaratnya Begini

Baca juga: Hiswana Migas Kalsel Ingatkan ASN untuk Tidak Menggunakan LPG 3 Kg

Pasalnya tak jarang terdengar masyarakat mengeluhkan harga elpiji subsidi yang melambung tinggi bahkan mencapai Rp 60 ribu.

Padahal  Harga Eceran Tertinggi (HET) di pangkalan hanya sebesar Rp 17.500.

Situasi ini pula akhirnya yang cukup menjadi perhatian Pemko Banjarmasin, yang berencana akan merazia bahkan melakukan penindakan.

Jikaada praktik-praktik yang menyebabkan LPG bersubsidi menjadi mahal hingga mencapai Rp 50 ribu atau Rp 60 ribu.

"Itu yang akan jadi target untuk dilakukan razia. Kemudian bisa kita proses secara verbal hingga tindak pidana ringan," ujar Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemko Banjarmasin, Doyo Pudjadi.

Doyo menambahkan juga bahwa pihaknya pun juga akan menggandeng Satpol PP untuk melakukan pengawasan termasuk juga penindakan.

Baca juga: Wisata Kalsel, Selter Air di Banjarmasin Perlu Ditambah Taman dan Spot Foto

Baca juga: Kuliner Banjarmasin, Rekomendasi Wisata ke Sunday Festival, Surga Pecinta Kopi Susu

"Kita akan lakukan bersama Satpol PP untuk razia dan sebagainya. Dan saat ini kita sedang melakukan pemantauan-pemantauan," katanya, Selasa (23/2/2021) siang.

Langkah ini dilakukan lanjut Doyo, tentunya tidak lain untuk membantu masyarakat Banjarmasin yang tengah kesulitan mendapatkan gas subsidi.

"Masyarakat saat ini sedang kesulitan mendapatkan LPG, kalau sampai harganya juga dimainkan tentu masyarakat makin teriak. Makanya kita memiliki semangat untuk membela masyarakat kecil," pungkasnya.(banjarmasinpost.co.id/frans rumbon)

Penulis: Frans Rumbon
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved