Berita Banjarbaru

Tiga Staf PMPTSP Terpapar Covid-19, Mal Pelayanan Publik Banjarbaru di Tutup

Tiga staf kantor Dinas PMPTSP Banjarbaru terpapar Covid-19. Mal Pelayanan Publik (MPP) pun ditutup

Tayang:
Penulis: Khairil Rahim | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/khairil rahim
Mal Pelayanan Publik (MPP) harus ditutup pasca tiga staf Dinas Kantor PMPTSP terpapar Covid-19, Kamis (25/2/2021). 

Editor : Hari Widodo

 BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Penularan Covid-19 kini juga sampai ke kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Banjarbaru.

Menghindari penularan semakin meluas, Mal Pelayanan Publik (MPP) pun terimbas hingga harus ditutup.

Penutupan MPP yang syukurannya baru saja dilakukan pada, Senin (15/2/2021) lalu diberlakukan sejak Jumat (26/2/2021) besok.

Kepala Dinas PMPTSP Banjarbaru, Rahma Khairita mengatakan sebanyak tiga stafnya dinyatakan terkonfirmasi Covid 19.

Baca juga: Mall Pelayanan Publik Kota Banjarbaru Mulai Difungsikan Secara Bertahap

Baca juga: 11 Karyawan Terpapar Covid-19, Kantor Pajak Kota Banjarbaru Ditutup

Baca juga: Update Covid-19 Kotabaru: Total Terpapar Covid-19 Masih Tetap 1.215 Orang, Sembuh Bertambah 6 Orang

"Iya ada tiga orang. Untuk pelayanan pun dihentikan sementara," kata perempuan akrab disapa Rita ini.

Untuk MPP sendiri kata dia hanya ditutup selama tiga hari saja dan akan kembali beroperasi pada Senin (1/3/2020) nanti.

"Jumat kita liburkan, Sabtu dan Minggu kan memang libur jadi Senin baru buka lagi," kata dia.

Untuk staf Dinas PMPTSP Banjarbaru yang terpapar berada di Back office (BO) yang membuat Surat Keputusan (SK), verifikasi dan lainnya.

"Tapi yang kena di ruang BO, dan staf saja," tambah dia.

Rencananya seluruh staf lain Dinas PMPTSP Banjarbaru akan menjalani swab massal dan itu sudah diajukan permohonan ke Dinas Kesehatan Banjarbaru.

"Sudah kami sampai kan permohonan swab," kata Rita.

Bagaimana dengan sterilisasi penyemprotan disinfektan, Rita mengaku itu juga sudah rutin dilakukan setiap sore.

"Jadi setiap sore setelah pelayanan dilakukan penyemprotan," sebutnya lagi.

Rita berharap vaksinasi bagi tenaga pelayanan segera dilakukan dan pihaknya juga sudah mengajukan permohonan.

"Ya, kami sudah masukkan daftar nama untuk di beri vaksin, dapat segera di realisasikan, karena kami sangat rentan, apalagi dengan Mal pelayanan publik, sehingga banyak masyarakat yang berurusan," pinta dia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved