Wabah Corona di Kalsel

UPDATE Covid-19 Kalsel: Sembuh 216 Pasien, Positif Bertambah 179 Orang

Total kasus Covid-19 di Provinsi Kalsel, Kamis (25/2/2021), sebanyak 21.292 orang positif, 18.999 pasien sembuh, 1.573 orang dirawat, 720 meninggal.

Tayang:
Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
SATGAS PENANGANAN COVID-19 PROVINSI KALSEL
Perkembangan kasus Covid-19 Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (25/2/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Penambahan kasus positif Covid-19 Provinsi Kalimantan Selatan, kian menanjak.

Saat Kamis (25/2/2021), tercatat sebanyak 179 orang yang terkonfirmasi positif virus corona. 

Mereka berasal dari Kota Banjarbaru 70 orang , Kota Banjarmasin 40 orang , Kabupaten Barito Kuala (Batola) 33 orang , Kabupaten Banjar 21 orang , Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) 6 orang , Kabupaten Tapin 5 orang dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) 4 orang.

Sementara itu pasien Covid-19 dilaporkan sembuh sebanyak 216 orang, berasal dari tempat karantina di Kota Banjamasin 79 orang , Kabupaten Kotabaru 39 orang , Kota Banjarbaru 36 orang.

Baca juga: Update Covid-19 Banjarbaru: Total Meninggal Sebanyak 100 Kasus

Baca juga: Tiga Staf PMPTSP Terpapar Covid-19, Mal Pelayanan Publik Banjarbaru di Tutup

Kemudian, dari tempat karantina di Kabupaten Banjar sebanyak 19 orang , Kabupaten Batola 15 orang , Kabupaten Tanah Laut (Tala) dan Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) sama-sama 11 orang

Lalu,  dari tempat karantina di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) sebanyak 4 orang , Kabupaten Tapin dan Kabupaten HSU sama-sama 1 orang, 

Sedangkan pasien Covid-19 yang dilaporkan meninggal ada 4 orang, yaitu 1 orang dari Kabupaten Banjar , sebanyak 2 orang dari Kabupaten Tanbu dan 1 orang dari Kota Banjarmasin.

Dengan penambahan tersebut, maka total positif Covid-19 di Kalsel ada 21.292, sembuh 18.999, dirawat 1.573 orang, meninggal 720 dan suspek 621.

Baca juga: Sembuh dari Covid-19, Dua Balita Tanahlaut Pulang dari Perawatan, Tersisa Tiga

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 yang juga Kepala Dinkes Kalsel, HM Muslim, mengatakan, saat ini kluster yang mendominasi masih dari kluster keluarga.

Sedangkan klaster tenaga kesehatan yang sebelumnya sempat tinggi, lanjutnya, kini mulai turun. "Tinggal satu atau dua orang saja tenaga medis yang terpapar Covid 19," katanya.

Terkait alat pendeteksi Covid 19 buatan Indonesia dengan embusan napas, saat ini ujar Muslim masih menunggu. Pasalnya, barang tersebut tidak ada. "Kalau Kalsel tidak dapat jatah, kami beli saja nanti," ujarnya singkat.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Catatan Redaksi:

Mari bersama kita lawan virus corona. Banjarmasinpost.co.id mengajak semua pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan di setiap kegiatan. Ingat pesan ibu: laksanakan 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved