Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Harga Kecambah dan Sayuran Turut Naik Mengikuti Kenaikan Harga Cabai

Selain cabai, harga sayuran masih terus merangkak naik. Rata-rata kenaikannya Rp 2 ribu.

banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
harga kecambah naik 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Selain cabai, harga sayuran masih terus merangkak naik. Rata-rata kenaikannya Rp 2 ribu.

Semisal harga Toge atau kecambah misalnya. Di pasar Bauntung harga Toge dijual Rp 12 ribu dari harga asalnya Rp 10 ribu.

"Iya pa, naik Rp 2 ribu. Wortel juga sama naik Rp 2 ribu," kata Siti pedagang sayur di Pasar Bauntung Banjarbaru, Jumat (12/3/2021).

Di Banjarmasin, juga sama. Kenaikan kecambah juga terjadi. Di Pasar Lima banjarmasin, Robiah menjual
biasanya  kecambah Rp3000 seperempat kilogram, dan hari ini harganya Rp6000,” ujar Robiah.

Baca juga: Disbunak Teken SPK Pelaksanaan Program PSR di Kalsel, Bantuan PSR Rp 30 Juta per Hektare

Baca juga: Efek Diperbolehkannya Resepsi Pernikahan dan Perkawinan, Order Usaha Jahit Pakaian Kembali Mengalir

Baca juga: Minim Setor ke Baznas HST, Ternyata Zakat Profesi ASN di HST Masih Bersifat Sukarela

Ya, komoditas sayuran dan terutama cabai masih belum turun. Karena itu pula ibu-ibu di kompleks perumahan juga mengeluhkan harga sayur mayur mengalami kenaikan.

Kenaikan harga sayur mayur inipun membuat kalangan ibu banyak heran karena hujan dan banjir sudah mulai surut.

"Jadi sebabnya karena apa ya. Harusnya kan sudah mulai normal harganya. Namun ini kok malah naik," tanya Nurul warga Banjarbaru .

Sementara kenaikan harga cabai ini sudah mulai semingguan ini. Terpantau satu kilo harga cabai tembus di harga Rp120 ribu per kilogram.

(banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda).

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved