Kisruh Partai Demokrat
Kubu Moeldoko Cabut Gugatan, Demokrat Kubu AHY: Mereka Takut Jejak Kudeta Dibuka
Langkah kubu Moeldoko itu pun mendapat sindiran dari kubu AHY yakni dari Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief.
Editor : Anjar Wulandari
BANJARMASINPOST.CO.ID - Kisruh di tubuh Partai Demokrat masih terus berlanjut. Namun ada perkembangan terbaru terkait aksi saling lapor yang dilakukan dua kubu berlawanan.
Sebelumnya diketahui kubu Partai Demokrat versi Moeldoko maupun Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) sama-sama melayangkan gugatan ke pengadilan.
Tapi kini, kubu Demokrat versi Moeldoko, tepatnya Marzuki Alie, mencabut gugatannya pada AHY.
Langkah kubu Moeldoko itu pun mendapat sindiran dari kubu AHY yakni dari Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief.
Melalui cuitannya, @AndiArief_, ia menyebut kubu Moeldoko tak berani menjalankan sidang pengadilan.
Baca juga: Partai Demokrat Kubu Moeldoko Dapat Angin Segar, Kemenkum HAM Beri Waktu 7 Hari Lengkapi Berkas
Baca juga: Dipecat dari Partai Demokrat, Jhoni Allen Tuntut Rp 55,8 Miliar, Kubu AHY: Kami Tak Gentar
Politisi Demokrat itu menyinggung pernyataan Marzuki yang menyebut AHY sudah demisioner sejak Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang.
"Menyatakan Demokrat pimpinan AHY Demisioner sama juga gak mengakui negara/menkumham yang mengesahkan tahun 2020 dan belum ada pencabutan."
"Jadi menurut saya mereka mencabut gugatan karena gak siap bersidang, karena takut jejak kudeta dibuka di persidangan," tulis Andi, Rabu (24/3/2021).
Lebih lanjut, Andi menduga Demokrat kubu Moeldoko sedang takut sebab telah memalsukan dokumen peserta kongres.
"Meski Pak Moeldoko bagian penting dari negara, tetapi dia bukan negara. Negara punya sistem hukum."
"Kini seluruh penyelenggara KLB abal-abal alami ketakutan yang luar biasa karena terindikasi adanya pemalsuan dokumen peserta kongres yang melibatkan notaris."
"Menkumham juga manusia," tambah Andi.
Sebelumnya diberitakan, Marzuki Alie membenarkan dirinya telah mencabut gugatan terhadap Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), terkait pemecatan yang dilakukan AHY kepada sejumlah kader.
"Iya dicabut," ujar Marzuki ketika dihubungi Tribunnews.com, Selasa (23/3/2021).