Breaking News:

Berita Tanahlaut

Pasokan Elpiji Melon di Pelaihari Berlimpah, Kalangan Pangkalan Justru Mengeluh Kesulitan ini

Meski pasokan elpiji melon di Pelaihari kini berlimbah, muncul kesulitan lain bagi pemilik pangkalan, karena stok elpiji menumpuk

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/roy
Salah satu owner pangkalan elpiji melon di Pelaihari mengutarakan uneg-unegnya di hadapan Wabup Tala Abdi Rahman, Senin (5/4) sore. 

Sejumlah pangkalan yang datang semuanya mengutarakan sulitmya sekarang menghabiskan (menjual) pasokan elpiji melon dari agen.

Baca juga: Pelaku Pembacokan 3 Warga Kabupaten HST Masih Dirawat, Bakal Diperiksa Kejiawaannya

Baca juga: Dinas Perhubungan Kabupaten HSU Persiapkan Pembersihan Sungai

Sementara itu hendak menjual ke luar wilayah distribusi takut dirazia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

"Kalau dulu beberapa jam saja sudah habis. Sekarang ini hingga datang lagi pasokan dari agen, kiriman terdahulu saja belum habis," ucap H Asran, pangkalan dari Desa Panggungbaru, Kecamatan Pelaihari.

Di sisi lain, pangkalan tidak boleh menolak pasokan dari agen sesuai kuota yang telah disepakati.

Akhirnya, pangkalan pun harus membeli lagi tabung baru sehingga menjadi beban baru.

Kondisi lebih memiriskan dialami pangkalan yang berada di lingkungan permukiman yang rata-rata penghuninya ASN atau TNI/Polri.

Serapan makin rendah karena Timwastib Elpiji Melon Tala melarang kalangan ASN dan anggota TNI/Polri menggunakan elpiji melon.

Baca juga: Banjir Ancam Banjarmasin, Pasang Air Laut Kini Rendam Jalan, Tertinggi Diprediksi Pada Awal Mei 2021

"Kalau dulu sehari diumumkan lewat grup WA barang akan datang, sehari sebelumnya sudah pada nyetor tabung kosongnya. Sekarang, tiga hari baru direspons. Malah kadang sehari cuma terjual dua tabung," keluh pangkalan di kawasan Matah.

Mereka berharap Pemkab Tala melalui Timwastib membantu mengatasi persoalan tersebut.

Misalnya mengizinkan kembali kalangan ASN atau anggota TNI/Polri menggunakan elpiji melon.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved