Berita Batola
VIDEO Vaksinasi Dosis Pertama untuk Ratusan Pedagang dan Lansia di Kabupaten Batola
Catatan Dinkes Kabupaten Batola, total lansia sekitar 29.000 orang yang tersebar di 17 kecamatan dan akan divaksin di masing-masing puskesmas.
Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Sebanyak 210 orang pedagang dan 200 orang lansia menjalani vaksinasi.
Sedangkan sisanya akan dilakukan di masing-masing kecamatan se Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan.
"Untuk lansia, sebelumnya sudah ada vaksinasi awal untuk jemaah calon haji sebanyak 35 orang. Hari ini inisiasi Pemkab Batola ada 200 orang," ungkap Azizah Sri Widari, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batola, di lokasi kegiatan vaksinasi, Rabu (7/4/2021).
Untuk total lansia di Kabupaten Batola, terdata sekitar 29.000 orang, tersebar di 17 kecamatan.
Baca juga: UPDATE Covid 19 Kalsel: Pj Gubernur Sebut Tahap Vaksinasi Kedua Lebih Panjang
Baca juga: Panduan Ibadah Ramadhan 2021 Saat Pandemi Covid-19 dari Kemenag, Boleh Tarawih di Masjid
Ditambahkan Azizah, untuk interval waktu antara penyuntikan dosis pertama hingga dosis kedua, ada perubahan sesuai arahan Kemenkes, yakni selama 28 hari.
Sementara itu, mengikuti vaksinasi hari ini adalah Mariatul Qibtiah, untuk kategori lansia. Ia mengaku agak tegang saat penyuntikan.
Namun tenang kembali, setelah mendapat pendampingan dari tenaga kesehatan yang bertugas.
"Ada rasa takut, jadi sempat tegang. Tapi Alhamdulilah, penyuntikan lancar saja," ucap perempuan berusia 72 tahun ini.
Baca juga: Jelang Ramadan 1442 H, Diskoperindag Batola Imbau Masyarakat Tidak Stok Bahan Pokok Berlebih
Baca juga: Dapatkan Perahu Gratis, Petani Batola Ini Senang Bisa Lancar Antar Bibit Ke Sawah
Suntikan dosis pertama juga diterima Asriansyah, pedagang di Pasar Wangkang Kota Marabahan. Ia antusias mengikuti kegiatan vaksinasi ini untuk mengupayakan diri tetap aman ketika berjualan.
"Di pasarkan banyak bertemu dan bertransaksi dengan orang yang berbeda-beda. Jadi, biar lebih aman, lebih baik divaksin saja," bebernya.
Asriasnyah juga menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah untuk memberikan porsi vaksinasi kepada pedagang.
Karena dengan cara ini, menurutnya, tidak lagi merasa khawatir berlebih terhadap ancaman virus corona.
Baca juga: Gelar Pasar Ramadhan Online, Disporbudpar Batola Gandeng kurir Lokal
Vaksinasi di Kabupaten Batola telah menghabiskan 495 vial atau setara 5.067 dosis. Jumlah tersebut untuk vaksinasi dosis pertama dan kedua.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)