Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Narkoba Kalteng, Edarkan Sabu, Ibu Rumah Tangga di Baamang Sampit Kotim, Diciduk dalam Kamar

Yuli, tak bisa mengelak saat petugas Satresnarkoba Polres Kotim menggeledah kamarnya dan menemukan barang bukti narkotika jenis sabu

polres kotim
Barang bukti sabu milik tersangka Yuli 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Jajaran Satresnarkoba Polres Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menangkap Widya Yuliana alias Yuli berumur 31 tahun warga Jalan Perkutut Baamang Sampit.

Ia diduga sebagai pengedar narkoba.

Ibu rumah tangga ini ditangkap saat di dalam kamarnya.

Penangkapan tersangka, setelah pihak kepolisian mengetahui informasi yang bersangkutan selama ini kerap melakukan transaksi narkoba di rumahnya.

Baca juga: Narkoba Kalteng, Polisi Kotim Tangkap Yanto Miliki 17 Bungkus Palstik Sabu 5,11 Gram

Baca juga: Polda Kalteng Turunkan Ratusan Personel Antisipasi Aksi Balapan Liar di Palangkaraya

Kemudian polisi menindaklanjuti laporan warga dan menyita sabu sebanyak 5,38 gram milik Yuli.

Minggu (18/4/2021) tersangka dan barang bukti sudah diamankan polisi.

Personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kotawaringin Timur menyita sabu milik tersangka dalam penggeledahan di rumah di Jalan Walter Condrad nomor 32 Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotim.

Yuli (31) kedapatan menyimpan barang bukti berupa empat bungkus plastik klip berisikan kristal yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat kurang lebih 5,38 Gram, timbangan digital beserta barang bukti lainnya.

Baca juga: Kebakaran di Banjarmasin, 6 Rumah Hangus di Jalan Cempaka Kelurahan Mawar

Baca juga: Panitia Program Ramadhan YNS Center Undang Peserta Tadarus dari Kabupaten Banjar

Kapolres Kotim melalui Kasatresnarkoba AKP. Syaifullah dikonfirmasi, penangkapan tersebut, membenarkannya.

"Kami telah melakukan pengungkapan kasus Narkoba dengan terduga pelaku Yuli yang berawal dari informasi masyarakat," ujarnya.

Dijelaskannya, saat diamankan Yuli sedang berada di dalam kamar rumahnya.

Setelah dilakukan penggeledahan, petugas menemukan empat bungkus plastik kecil yang berisi narkotika jenis sabu, satu timbangan digital, satu pak plastik klip kecil, satu buah potongan sedotan dan satu buah gawai merk Samsung warna hitam.

Pelaku diancam melanggar Pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp 1 milyar dan paling banyak Rp 10 miliar.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved